Daisypath Anniversary tickers

Daisypath Anniversary tickers
Tampilkan postingan dengan label Awal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Awal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 April 2012

Nasehat Untuk Calon Pengantin


Menyiapkan hari pernikahan sesuai impian dan sempurna itu tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dan tentunya dibutuhkan kesabaran. Oleh karena itu, Belle mencoba memberikan beberapa nasehat bagi para calon pengantin, seperti berikut ini :
Jangan melakukannya sendirian!
Jika Anda berpikir bisa merencanakan hari pernikahan sendirian, maka Anda salah besar! Merencanakan hari pernikahan merupakan proyek yang besar sehingga tidak mungkin mengerjakannya sendiri. Mintalah bantuan saudara atau teman yang berpengalaman atau menyewa wedding organizer/ wedding planner.
calon-pengantin-ikuti-nasehat-ini!
Tidak perlu mengadakan pesta pernikahan besar-besaran!
Pernikahan yang berkesan itu membutuhkan biaya yang besar? Salah besar! Tidak perlu mengadakan pesta pernikahan besar-besaran, karena dengan budget minim dan pesta sederhana, hari pernikahan Anda masih bisa berkesan. Rajinlah mencari ide-ide pernikahan dari majalah atau internet dan menggabungkan ide-ide tersebut untuk hari pernikahan Anda.
Jangan melampiaskan amarah pada pasangan!
Masa persiapan pernikahan dicap sebagai masa penuh cobaan bagi hubungan Anda dan pasangan. Godaan untuk melampiaskan amarah pada pasangan ketika rencana tidak sesuai harapan sangatlah besar. Atasi masalah ini dengan tetap menahan emosi, lebih bersabar dan komunikasi yang baik dengan pasangan.
Berbagi kekhawatiran akan masa depan
Duduk berdua, membicarakan apa yang menjadi kekhawatiran Anda berdua di masa depan. Hal ini berguna untuk menyamakan misi dan mencari solusi jika ada perbedaan keinginan Anda di masa depan.
Lebih terbuka
Anda dan pasangan akan menikah dan menjadi teman hidup seumur hidup. Oleh karena itu belajarlah untuk lebih terbuka agar terjalin komunikasi yang baik. Dan jangan berpikir jika pasangan bisa mengetahui apa yang ada dalam pikiran Anda. Untuk hindari kesalahpahaman, lebih baik mengutarakan apa yang mengganjal dalam hati atau apa keinginan Anda pada pasangan.
calon-pengantin-ikuti-nasehat-ini!
Uang vs hubungan cinta
Jangan jadikan uang sebagai sumber masalah hubungan Anda dan pasangan. Usahakan untuk terbuka dalam masalah keuangan dan saling pengertian.
Pastikan Anda tidak salah pilih!
Pastikan Anda benar-benar menyukai pasangan yang akan dinikahi. Ingatlah orang tersebut akan menjadi teman hidup Anda selamanya.
Semoga nasehat bagi calon pengantin ini menginspirasi Anda.

sumber:

Rabu, 09 Februari 2011

Dan HATI ini pun Menangis


Tak terasa sudah hampir 4th kita berjalan bersama. Tak terasa juga begitu banyak memori telah kita lewati, ada suka didalamnya, ada duka terselip diantaranya. Semua melebur menjadi satu dalam kisah kita, kisah yang kita isi bersama. Kisah yang hampir sempurna menurutku, dan tinggal selangkah lagi..

Tapi ternyata apa.. kau hianati aku tanpa ampun.. kau nodai aku dengan racunmu.. aku bodoh, aku tak cantik, dan akupun tak sexy.. kurasa aku seperti hati dipotong dan di cacah dan dibuang..

Tak ku lupa kau menduakan cintaku, aku hanya bisa tersenyum.. sungguh mulianya dirimu yang telah menginjak-injakku..

Kamis, 16 Desember 2010

KISAH NYATA, PERJUANGAN CINTA SEORANG ISTRI SEJATI

http://sekalije.zulkhas.com/fendi_rozana/fendi_rozana_nikah.jpg
Buat kalian para Suami, para Istri maupun para calon suami istri, perlu kalian tau bahwa ini adalah satu kisah 'tragis' dalam kehidupan berumah-tangga. Saya yakin kalian nanti pasti akan menyesal dan terpaksa membaca ulang dari awal jika melewatkansatu kalimat saja dalam kisah yg saya tulis ini.

Semuanya berawal dari sebuah rumah mewah di pinggiran desa, yg mana hiduplah disana sepasang suami istri, sebut saja Pak Andre dan Bu Rina.
Pak Andre adalah anak tunggal keturunan orang terpandang di desa itu, sedangkan Bu Rina adalah anak orang biasa. Namun demikian kedua orang tua Pak Andre, sangat menyayangi menantu satu-satunya itu. Karena selain rajin, patuh dan taat beribadah, Bu Rina juga sudah tidak punya saudara dan orang tua lagi. Mereka semua menjadi salah satu korban gempa beberapa tahun yg lalu.

Sekilas orang memandang, mereka adalah pasangan yg sangat harmonis. Para tetangganya pun tahu bagaimana mereka dulu merintis usaha dari kecil untuk mencapai kehidupan mapan seperti sekarang ini. Sayangnya, pasangan itu belum lengkap.
Dalam kurun waktu sepuluh tahun usia pernikahannya, mereka belum juga dikaruniai seorang anakpun.Akibatnya Pak Andre putus asa hingga walau masih sangat cinta, dia berniat untuk menceraikan sang istri, yg dianggabnya tidak mampu memberikan keturunan sebagai penerus generasi. Setelah melalui perdebatan sengit, dengan sangat sedih dan duka yg mendalam, akhirnya Bu Rina pun menyerah pada keputusan suaminya untuk tetap bercerai.

Sambil menahan perasaan yg tidak menentu, suami istri itupun menyampaikan rencana perceraian tersebut kepada orang tuanya. Orang tuanya pun menentang keras, sangat tidak setuju, tapi tampaknya keputusan Pak Andre sudah bulat. Dia tetap akan menceraikan Bu Rina.

Setelah berdebat cukup lama dan alot, akhirnya dengan berat hati kedua orang tua itu menyetujui perceraian tersebut dengan satu syarat, yaitu agar perceraian itu juga diselenggarakan dalam sebuah pesta yg sama besar seperti besarnya pesta saat mereka menikah dulu.
Karena tak ingin mengecewakan kedua orang tuanya, maka persyaratan itu pun disetujui.

Beberapa hari kemudian, pesta diselenggarakan. Saya berani sumpah bahwa itu adalah sebuah pesta yg sangat tidak membahagiakan bagi siapapun yg hadir. Pak Andre nampak tertekan, stres dan terus menenggak minuman beralkohol sampai mabuk dan sempoyongan. Sementara Bu Rina tampak terus melamun dan sesekali mengusap air mata nelangsa di pipinya.
Di sela mabuknya itu tiba-tiba Pak Andre berdiri tegap dan berkata lantang,

"Istriku, saat kamu pergi nanti... ambil saja dan bawalah serta semua barang berharga atau apapun itu yg kamu suka dan kamu sayangi selama ini..!"


Setelah berkata demikian, tak lama kemudian ia semakin mabuk dan akhirnya tak sadarkan diri.

Keesokan harinya, seusai pesta, Pak Andre terbangun dengan kepala yg masih berdenyut-denyut berat. Dia merasa asing dengan keadaan disekelilingnya, tak banyak yg dikenalnya kecuali satu. Rina istrinya, yg masih sangat ia cintai, sosok yg selama bertahun-tahun ini menemani hidupnya.
Maka, dia pun lalu bertanya,

"Ada dimakah aku..? Sepertinya ini bukan kamar kita..? Apakah aku masih mabuk dan bermimpi..? Tolong jelaskan..."

Bu Rina pun lalu menatap suaminya penuh cinta, dan dengan mata berkaca dia menjawab,

"Suamiku... ini dirumah peninggalan orang tuaku, dan mereka itu para tetangga. Kemaren kamu bilang di depan semua orang bahwa aku boleh membawa apa saja yg aku mau dan aku sayangi. Dan perlu kamu tahu, di dunia ini tidak ada satu barangpun yg berharga dan aku cintai dengan sepenuh hati kecuali kamu. Karena itulah kamu sekarang kubawa serta kemanapun aku pergi. Ingat, kamu sudah berjanji dalam pesta itu..!"


Dengan perasaan terkejut setelah tertegun sejenak dan sesaat tersadar, Pak Andre pun lalu bangun dan kemudian memeluk istrinya erat dan cukup lama sambil terdiam. Bu Rina pun hanya bisa pasrah tanpa mampu membalas pelukannya. Ia biarkan kedua tangannya tetap lemas, lurus sejajar dengan tubuh kurusnya.

"Maafkan aku istriku, aku sungguh bodoh dan tidak menyadari bahwa ternyata sebegitu dalamnya cintamu buat aku. Sehingga walau aku telah menyakitimu dan berniat menceraikanmu sekalipun, kamu masih tetap mau membawa serta diriku bersamamu dalam keadaan apapun..."


Kedua suami istri itupun akhirnya ikhlas berpelukan dan saling bertangisan melampiaskan penyesalannya masing-masing. Mereka akhirnya mengikat janji (lagi) berdua untuk tetap saling mencintai hingga ajal memisahkannya.
Yup... till death do apart..! Subhanallah...#.#.#



Tahukah kalian, apa yg dapat kita pelajari dari kisah di atas?
Kalau menurut Kang Sugeng sih begini, tujuan utama dari sebuah pernikahan itu bukan hanya untuk menghasilkan keturunan, meski diakui mendapatkan buah hati itu adalah dambaan setiap pasangan suami istri, tapi sebenarnya masih banyak hal-hal lain yg juga perlu diselami dalam hidup berumah-tangga.
Untuk itu rasanya kita perlu menyegarkan kembali tujuan kita dalam menikah yaitu peneguhan janji sepasang suami istri untuk saling mencintai, saling menjaga baik dalam keadaan suka maupun duka. Melalui kesadaran tersebut, apapun kondisi rumah tangga yg kita jalani akan menemukan suatu solusi. Sebab proses menemukan solusi dengan berlandaskan kasih sayang ketika menghadapi sebuah masalah, sebenarnya merupakan salah satu kunci keharmonisan rumah tangga kita.

"Harta dalam rumah tangga itu bukanlah terletak dari banyaknya tumpukan materi yg dimiliki, namun dari rasa kasih sayang dan cinta pasangan suami istri yg terdapat dalam keluarga tersebut. Maka jagalah harta keluarga yg sangat berharga itu..!"

sumber:
http://www.mig33indo.com/thread-643.html

Jumat, 26 November 2010

Pernikahan Adat Jawa

Peningset , Peningsetan , Hantaran , Seserahan , Serah-serahan selanjutnya disebut peningsetan, adalah bagian dari prosesi upacara pernikahan secara adat Indonesia ( yang dahulunya ada pengertian bahwa peningsetan hanyalah digunakan oleh suku-suku di Jawa ). Padahal enggak, peningsetan juga digunakan oleh mayoritas suku-suku di Indonesia dalam melaksanakan prosesi upacara adat pernikahan mereka loh ternyata, hanya istilah yang digunakan antar kota - antar propinsi ( bus kaleeee.. ) berlainan antara satu daerah dengan daerah lainnya.


Peningset, Peningsetan , Hantaran , Seserahan , Serah-serahan , Ngebesan ( Jawa Barat, DKI Jaya, Jawa Tengah, DIJ, Jawa Timur ), Ranub Kong Haba ( NAD ), Manjolo Tanda ( Sumatera Utara ), Batimbang Tando ( Sumatera Barat ), Antaran ( Riau ), Tando ( Jambi ), Berasan / Adat Berangkat ( Sumatera Selatan ), Bekado ( Lampung ), Pahar ( Kalimantan Barat ), Memanggul ( Kalimantan Tengah ), Panglarang ( Kalimantan Selatan ), Mepadik ( Bali ), Kalo ( Sulawesi Tenggara ), Mewatarendem ( Sulawesi Utara ), Tape Dula ( Sulawesi Tengah ), Sompa ( Sulawesi Selatan ), Ngale-ngale ( Maluku ), Sito ( Nusa Tenggara Barat ), Belis ( Nusa Tenggara Timur ), dan Kaken ( Papua ) Ooooo, hampir semuanya pake kan? ^^,


Peningsetan yang dahulunya tidak wajib hukumnya, namun kini telah mengakar budaya dan menjadi bagian dari prosesi pernikahan secara umum. Peningsetan merupakan urutan keempat dalam prosesi pra-pernikahan dalam adat Jawa. Untuk sampai kepada langkah peningsetan, kita sebelumnya melewati 3 tahap prosesi adat yang lumayan ribet, tapi kapan lagi ngerasain prosesi istimewa pas mau nikah? Kecuali penggemar klub poligami yang bisa berkali-kali ngerasain peningsetan, hehe.. ^^, Peningsetan tuh juga bisa juga buat warning signal loh, yah istilahnya tu kalo tu cewe’ udah peningsetan brarti tu cewe’ udah masuk level 4, level yang dah lumayan sulit buat diganggu gugat ama cowok bandel yang suka coba-coba gaet cewe’ orang,, hehe,, ;p


Prosesnya begini :

  1. Nontoni
  2. Lamaran / Pinangan
  3. Jawaban
  4. Peningsetan


Nontoni


Di masa lalu, seseorang yang akan menikah belum tentu mengenal atau pernah bertemu ( bAhaSa aLAynYa kOpdAr ^^, ) , bahkan ada juga yang nge-lihat calon pasangannya aja belum pernah ( bonek / pasrah aja karena dijodohin ma orang tua yang masi kolot.. :( ). Karena dijaman babe kita atau embah kita tu masih kental yang namanya perjodohan ( yah sebenernya sih sampe sekarang juga masih ada walaupun udah nggak mayoritas begitu ), maka agar sang calon mendapat gambaran siapa jodohnya, maka pihak laki-laki mengirim agen rahasia ( agen som sumuriping banyu ), untuk mengetahui profil si gadis sasaran.


Lamaran


Apabila hasil penyelidikan dirasa memuaskan atau cocok dengan si calon pengantin pria dan si calon mempelai pria menerima pilihan orang tuanya, maka dibentuk suatu tim delegasi untuk melamarkan kepada orangtua si gadis. Dalam prosesi meminang ini tim utusan membawa bingkisan sebagai hadiah dalam suatu wadah yang dinamakan jodang. Jodang tu isinya makanan yang terbuat dari beras ketan ( keletan ), pisang raja setangkep ( pisang sanggan ), gula teh kopi, dan lauk pauk, dipikul oleh dua orang laki-laki dewasa ( pria ). Pada saat lamaran itu keluarga si gadis tidak memberikan suguhan makanan berat, cuma makanan kecil dan minuman ringan saja. Disini pihak laki-laki belum diberikan jawaban atas permohonan pinangannya loh.


Jawaban Lamaran

Dag.. dig.. dug.. nah iniii saatnya senam jantung.. Pada saat yang telah ditentukan (kesepakatan kedua belah pihak), keluarga si gadis membalas kunjungan kepada keluarga si laki-laki untuk memberikan jawaban atas lamarannya dengan membawa uborampe makanan balasan ( jika pinangan diterima lohhh… ). Kalo enggak diterima yaudah deh pasrah aja ma nasib,, T.T hehe..

Kalo diterima, kedua belah pihak merundingkan hari, tanggal dan waktu dilaksanakannya peningsetan.

Yang dibawa waktu prosesi jawaban lamaran :

  1. Makanan dari beras ketan, diantaranya wajik, jadah, jenang, ma makanan lain-lain yang lengket-lengket ( simbolis, harapannya, biar kedua keluarga jadi “lengket” hubungannya )
  2. Lauk pauk, berupa ayam goreng, sambal goreng juga, krupuk, ma telur.
  3. Gula, teh, kopi


Nah, ni dia ni si Peningsetan..

*Peningset dari kata “singset” yang berarti pengikat*

Jadi, peningset adalah barang-barang yang dibawa oleh pihak calon pengantin pria yang diserahkan kepada pihak calon pengantin wanita sebagai tanda pengikat (Marmien Sardjono, 1996 : 25). Kedua belah pihak orangtua bersepakat untuk menjadi besan ( mertua ) dan kedua calon mempelai bersedia menjadi menantu dan bersedia melangsungkan pernikahan untuk menjadi sepasang suami-istri dalam ikatan resmi sebuah perkawinan.

Peningsetan adalah penyerahan uborampe pengikat dari keluarga perjaka kepada keluarga si gadis . Secara adat ini dilakukan jauh hari sebelum / jauh bulan sebelum hari pernikahannya.


Nih uborampenya yang diisin kedalem jodang ( sekarang jodang pake boks hantaran yang modern dan cantik-cantik getoooohhhh.. ) :

  1. Baki berisi :
  • Pisang Raja dua sisir / setangkep / sanggan yang ulir-ulirnya genap, dihias dengan kertas emas dan dililiti dengan benang kawe, maksunya tuh biar hidup mempelai nantinya kayak raja.
  • Sirih ayu atau kinang sebagai lambang sedyo rahayu yang bermakna sebagai harapan agar sejahtera
  • Bunga telon ( 3 macam bunga, terdiri dari bunga mawar merah, mawar putih, ma bunga kenanga )

Semua itu disebut dengan sanggan dengan maksud simbolis bahwa semua yang terjadi nantinya akan ditanggung bersama ( disonggo bareng ).


  1. Baki yang berisi 2 buah Jeruk Gulung yang dihias, artinya adalah gemoloning karep atau kebulatan dan keseriusan tekad. Majuuuuuuuu!!!!! Hehe..
  2. Baki yang berisi 7 potong Tebu Wulung / Tebu hitam, yang bermakna anteping kalbu atau kemantapan hati.
  3. Baki lagi yang berisi 2 butir Cengkir Kelapa Gading ( klamud ) yang dihias, yang disimbolkan sebagai kencenging pikir, kehendak yang sudah bulat, teguh, dah telah dipikir masak-masak.
  4. Kain batik tradisional yang nama motifnya melambangkan cita-cita yang luhur, contonya tu kayak kain batik motif Sido Mukti, Sido Mulyo, Sido Luhur, dll, yang penting nama motifnya yang bagus-bagus nama dan artinya.
  5. Gemekan ( kain untuk kemben ).
  6. Stagen putih yang terbuat dari benang lawe, yang melambangkan sandang ( kumlawe ) sebagai pengikat suci.
  7. Padi, beras, gula jawa, garam sebagai lambang bahwa sang pria mampu memberi makan sang gadis, ditambah empon-empon ( obat-obatan tradisional ) agar terhindar dari penyakit dan kesulitan gitu.
  8. Baki lagi nih, isinya makanan kecil yang terbuat dari ketan, yaitu a wajik, jadah, rengginan, gandos, jenang, dll yang dari ketan-ketan gitu. Ditambah gula, teh, dan kopi, maksudnya biar kedua besan dan kedua calon mempelai tetep “lengket”.

10. Uang dan perhiasan, uang disini disebut petukon, jumlahnya bebas, disesuaiin aja ma kemampuan sang mempelai pria.

11. Lauk pauk berupa ayam goreng, sambel goreng, krupuk, bakmi, ma telur.

12. Sejanjang kelapa yang dipikul sendiri.

13. Sepasang ayam hidup ( jantan-betina ) dibawa pake kain cinde, nge-lambangin kehidupan dan kesejahteraan serta keturunan.

14. Hasil bumi, ( 3 macam buah ), buah yang tumbuhnya dipermukaan tanah (semangka, labu, salak, nanas, melon), yang terpendam (ubi-ubian, kacang tanah, bengkoang), ma yang nggantung dipohon (jeruk, apel, jambu, pepaya, buah pir, jambu, dll.)

15. Kain pemesing ( jika masih memiliki kakek atau nenek), berupa kain untuk nenek dan sarung untuk kakek. Simbolisnya untuk menghormati kakek dan nenek kita yang merawat kita ketika kecilnya, mengganti kain milik nenek dan sarung milik kakek yang pernah kita “mengompol” disana saat kita dirawat oleh mereka.

16. Pelangkah ( jika memiliki kakak yang belum menikah dan dilompati oleh adiknya ), harus ada yang berbentuk ayam dan perahu.

  • Ayam : sebagai lambang pandai mencari nafkah, kasing sayang, dan tanggung jawab.
  • Kapal / perahu : sebagai gambaran untuk orang yang mengarungi kehidupan yang penuh tantangan.


Pada perkembangannya, peningset ditata, dibentuk, dan dikemas dengan cantik dan spesial karena pesta perkawinan kini merupakan pagelaran yang dirancang secara apik dan merupakan pertunjukan bagi para hadirin undangan, termasuk juga didalamnya peningset yang akan diarak dan ditonton oleh para tamu undangan.




SUMBER :

http://www.savitri-group.com/id/index.php?menu=page&ids=58

Senin, 07 Juni 2010

Again


Semua sama saja..
Tak ada yang berubah
Tak ada yang mengalah
Tak ada yang menyesal

Entah apa yang akan terjadi esok
Akankah kita saling kehilangan
Ataukah kita tak saling merasa lagi

Dan semua sama saja

Sabtu, 05 Juni 2010

Untuk dirimu "Sang mantan"

Awal perkenalan gw dengannya sangatlah singkat siang ketemu sore langsung jadi, tapi itulah yang membuat lebih terkesan . . hehe :) ya mungkin karena terpaksa di Awalnya. hehe:) sore setelah gw ma dia jadian langsung gw pamerin Barang baru gw ke temen². wah . . . ternyata sore itu ada pernikahan seorang temen, dalam benak terfikir "inilah saatnya aku pamerin", ternyata di pernikahan seorang kawan bernama "CW" gw kayak artis.... hwkakakak semua orang mandang ke Gw dalam pikirannya pasti mikir "DAPET DUKUN DARI MANA ITU SHANDY" hehe :)

kata Lutfi Haris dia mirip cathy sharon. Pak Luti pernah bertanya "shand, bagaimana kamu bisa mendapatkan wanita secantik itu" ya dengan santai aku jawab "Wiwiting Trisno niku jalaran soko kulino ngeterno bendino, amirgi sing wadon kepekso," hehe

Yaps mungkin dia udah gak betah pacaran ma gw selama 1Thn dia ngajak bubar. OKlah gw maklum namanya pcaran jg ada jenuh dan bosan, Tapi waktu itu aku langsung ngomong ma di "inget ya . . . !!! ketika semuanya berakhir semuanya tak akan pernah kembali seperti yang dulu, dan jangan pernah memintaku tuk kembali".

Setelah Satu tahun tak pernah bertemu dan mendengar suaranya dia hub aku lagi.

Hahay . . . siang yang begitu terik ketika perjalanan terhenti di salah satu surau di kota itu. Tiba² celana ini bergetar 7.3 SR, hehe. Ternyata ada telfon dari No belakang 908 (eitszszz . . jgn di kira kode alam ya?? hehe). o00oalah ternyata dari sang "Rekan Terkasih" ya maklum aku sangat jarang nyimpen nomor telfon sang mantan. Sebut saja di "Cathy" (Nama Samaran) hehe . . dan inilah transkripnya (ya karena Hp rada canggih bisa bat ngerekam, hwkakakka)

Chaty : "Siang kak . . . "

Shandy: "siang, siapa ne . . ."

Chaty : "Pasti ingat 'kan. Anda tahu ini hal yang sangat pribadi. Tak ada yang tahu tentang masalah ini, kakak inget kata² ini?"

Shandy : "wah kamu ya non . . . tau dari mana mas nomor baru gw . . . ! ! ! (dengan nada ketus) meskipun aku tahu itu dia tp mencoba konfirmasi kebenaran padahal dari suara serak² menggoda itu aku dah tahu hehe "

Chaty : "hehe iya kak . . . kakak . . . . AKU LULUS . . . (dengan suara tinggi)"

Shandy : "ya, allhamdulilah . . . dapat nilai berapa"

Chaty : "45,99 kak . . . kak . . besok lusa aku anterin ke Malang ya . . aku mau cari tepat Kuliah kak"

Shandy : "y, lumayan nilai bagus., aku gak bsa chat . . "

Chaty : "Why ? ? ? "

Shandy : "Aku sekarang jauh non . . ."

Chaty : "Tak jemput ta kak . . ."

Shandy : "aku sibuk non. . . "

Chaty : "Please kak . . . . ayolah kak . . ."

Shandy : "kenapa harus aku non . . ."

Chaty : "kakak ingetkan dulu pernah janji mau anterin ? ?"

Shandy : "ya, tapi itu dulu. . . tapi sekarang aku sibuk non . . "

Chaty : "kak, aku boleh tanya ? ? ?"

Shandy : "apa ? ? "

Chaty : "kakak udah punya pacar ?"

Shandy : "Udah non, kenapa?"

Chaty : "kak aku pengen balik ma kakak . . . PLease kak"

Shandy : "kenapa ? apa alasannya ??"

Chaty : "Ayolah kak"

Shandy : "kenapa apa karena aku yang pertama ? ? ? "

Chaty : "bukan kak"

Shandy : "Terus . . . ?????"

Chaty : "ternyata hanya Hanya kakak yang mencintaiku dengan tulus dan kakak adalah yang pertama"

Shandy : "Ya itu dulu Non . . ."

Chaty : "Plase kak ". . .

Shandy : "inget ya . . . !!! ketika semuanya berakhir semuanya tak akan pernah kembali seperti yang dulu"

Chaty : "hehehe aku inget kak . . . tak bisakah aku di beri kesempatan sekali aja kak . . "

Shandy : "seandanya kamu ngomong gitu setahun yang lalu mugkin aku akan menerima itu . . . tp sekarang maaf ya??? sekali lagi maaf . . . karena aku sekarang mulai belajar setia dan hanya mencintai dirinya meskipun aku tahu di hatinya bukan ada diriku . . tapi akan mencintai dengan ketulusan dan waktu yang menjawab semua, OK non . . "

Chaty : "y y y , aku akan mengerti dan menghargai perubahan kakak . . ."

Shandy : "sep"

Chaty : "ya dah kak . . . aku mau berangkat ke humz temen mau nge-Band"

Shandy : "OK"

Chaty : "Assalamualaikum (dengan nada kecewa)"

Shandy : "Wasallam"

Semoga kamu mengerti kalau aku sekarang sudah sangat berubah . . . dan juga karena aku sudah janji "aku tak akan Pernah kembali dan mengulang masa lalu, dan Ketika semuanya berakhir semuanya tak akan pernah kembali seperti yang dulu . . . OK good Luck . . . :)

Bila kamu Baca note ini mengertilah AKU BUKAN SEPERTI YANG DULU.

Aku sudah mempunyai cinta lain yang tak mungkin aku tinggalkan dan itu adalah Nining Prastiwi


Ari Shandy/27/april/2010.
(sumber: http://www.facebook.com/profile.php?id=100000379052579&v=wall&story_fbid=114432671924488#!/note.php?note_id=382013260903&id=1048055727&ref=mf)

Rabu, 30 September 2009

Menuju Hidup Baru

Pernikahan adalah suatu pilihan yang ingin dilalui semua orang. Tanpa terkecuali aku. Entah kenapa pilihan ini sulit terwujud. Dengan sifat kekasihku yang maunya clear tanpa halangan. Padahal aku susah payah mempertahankan argumenku tentang rencana pernikahan ini. Tapi akhirnya aku berada dititik dimana aku jenuh dengan semua rencana ini. terserah apa yang bakal terjadi.
Tak menikah pun ngak masalah. Dendam enggak lah. ngapain juga to.

Kamis, 27 Agustus 2009

Hitamku Semua..

Kadang kumerasa hanya ada aku disini..
kadang hanya kau yang kulihat..
kupikir semua hanya ilusi..
kita dekat, kita berdua..

ada jarak diantara kita..
ada api diantara kita..
ingin ku menggapaimu..
ingin ku memelukmu..

tapi tangan ni tak pernah sampai..
hanya harap yang tersisa..
Semoga kau bahagia dengan yang lain..