Musik dapat menghidupkan suasana dan pada umumnya lagu-lagu romantis banyak menghiasi sebuah pesta pernikahan. Bingung memilih lagu-lagu apa saja yang dapat menghiasi pesta Anda, berikut ini beberapa lagu yang mungkin dapat menginspirasi Anda :
“Say Hey (I Love You)” by Michael Franti and Spearhead
“You & Me” by Dave Matthews Band
“Only You Can Love Me This Way” by Keith Urban
“I Got a Feeling” by Black Eyed Peas
“Never Had Nobody Like You” by M. Ward
“My Life Would Suck Without You” by Kelly Clarkson
“Hey Soul Sister” by Train
“Down” by Jay Sean
“Blame It (on the Alcohol)” by Jaime Foxx and T. Pain
“Everyday” by Vetiver
"I wanna hold your
hand" by The Bettles
dari Indonesia
"Aku Sayang padam" by
Atiek CB
"jangan Berhenti
Mencintaiku" by Titi DJ
"Kaulah Segalanya" by
Ruth Sahanaya
"Yang Kumau" by
Krisdayanti
Semoga musik-musik ini dapat menjadikan pesta pernikahan Anda semakin berkesan.
Sedang mengalami keadaan yang serba cepat tepat dan akurat (kayak pernah denger). Panik itu kata lainnya, kali ini yang kualami diluar daya tangkap aku sama sekali. Mengalami pasang surut kehidupan yang benar-benar nyata. THIS IS MY WEDDING. dan aku ngak tau apa yang harus aku lakukan lebih dulu dalam mempersiapkan semuanya. dan ini dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. OMGGGGGG......
Tak terasa sudah hampir 4th kita berjalan bersama. Tak terasa juga begitu banyak memori telah kita lewati, ada suka didalamnya, ada duka terselip diantaranya. Semua melebur menjadi satu dalam kisah kita, kisah yang kita isi bersama. Kisah yang hampir sempurna menurutku, dan tinggal selangkah lagi..
Tapi ternyata apa.. kau hianati aku tanpa ampun.. kau nodai aku dengan racunmu.. aku bodoh, aku tak cantik, dan akupun tak sexy.. kurasa aku seperti hati dipotong dan di cacah dan dibuang..
Tak ku lupa kau menduakan cintaku, aku hanya bisa tersenyum.. sungguh mulianya dirimu yang telah menginjak-injakku..
Sebuah Renungan,buat para calon suami….calon istri jg boleh baca..! Semoga Bermanfaat terlampir kisah nyata yang bagus sekali untuk contoh kita semua yang saya dapat dari millis sebelah (kisah ini pernah ditayangkan di MetroTV). Semoga kita dapat mengambil pelajaran. Ini cerita Nyata, beliau adalah Bp. Eko Pratomo Suyatno, Direktur Fortis Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau juga sangat sukses dlm memajukan industri Reksadana di Indonesia. Apa yg diutarakan beliau adalah Sangat Benar sekali.Silahkan baca dan dihayati. Sebuah perenungan, Buat para suami baca ya…….. istri & calon istri juga boleh… Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak. Disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak keempat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Itu terjadi selama 2 tahun. Menginjak tahun ke tiga, seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi. Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja, dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum. Untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas waktu maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang, bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa,tinggal si bungsu yg masih kuliah. Pada suatu hari…ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah, sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil. Dengan kalimat yg cukup hati-hati anak yg sulung berkata,”Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu, tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……. . bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu”. Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2, “sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini kami suda tidak tega melihat bapak. Kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”. Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2nya.”Anak2ku ………… Jikalau pernikahan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah…… tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup,dia telah melahirkan kalian.. Sejenak kerongkongannya tersekat,… kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat dihargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti ini?? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain? Bagaimana dengan ibumu yg masih sakit..” Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno. Merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu Suyatno….dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu.. Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno, kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2.. Disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio, kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru. Disitulah Pak Suyatno bercerita..”Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam pernikahannya, tetapi tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) itu adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata,dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama… dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit,,,” “Hidup adalah Perjuangan tanpa henti-henti … tidak usah kau tangisi hari kemarin”.
Buat kalian para Suami, para Istri maupun para calon suami istri, perlu kalian tau bahwa ini adalah satu kisah 'tragis' dalam kehidupan berumah-tangga. Saya yakin kalian nanti pasti akan menyesal dan terpaksa membaca ulang dari awal jika melewatkansatu kalimat saja dalam kisah yg saya tulis ini.
Semuanya berawal dari sebuah rumah mewah di pinggiran desa, yg mana hiduplah disana sepasang suami istri, sebut saja Pak Andre dan Bu Rina. Pak Andre adalah anak tunggal keturunan orang terpandang di desa itu, sedangkan Bu Rina adalah anak orang biasa. Namun demikian kedua orang tua Pak Andre, sangat menyayangi menantu satu-satunya itu. Karena selain rajin, patuh dan taat beribadah, Bu Rina juga sudah tidak punya saudara dan orang tua lagi. Mereka semua menjadi salah satu korban gempa beberapa tahun yg lalu.
Sekilas orang memandang, mereka adalah pasangan yg sangat harmonis. Para tetangganya pun tahu bagaimana mereka dulu merintis usaha dari kecil untuk mencapai kehidupan mapan seperti sekarang ini. Sayangnya, pasangan itu belum lengkap. Dalam kurun waktu sepuluh tahun usia pernikahannya, mereka belum juga dikaruniai seorang anakpun.Akibatnya Pak Andre putus asa hingga walau masih sangat cinta, dia berniat untuk menceraikan sang istri, yg dianggabnya tidak mampu memberikan keturunan sebagai penerus generasi. Setelah melalui perdebatan sengit, dengan sangat sedih dan duka yg mendalam, akhirnya Bu Rina pun menyerah pada keputusan suaminya untuk tetap bercerai.
Sambil menahan perasaan yg tidak menentu, suami istri itupun menyampaikan rencana perceraian tersebut kepada orang tuanya. Orang tuanya pun menentang keras, sangat tidak setuju, tapi tampaknya keputusan Pak Andre sudah bulat. Dia tetap akan menceraikan Bu Rina.
Setelah berdebat cukup lama dan alot, akhirnya dengan berat hati kedua orang tua itu menyetujui perceraian tersebut dengan satu syarat, yaitu agar perceraian itu juga diselenggarakan dalam sebuah pesta yg sama besar seperti besarnya pesta saat mereka menikah dulu. Karena tak ingin mengecewakan kedua orang tuanya, maka persyaratan itu pun disetujui.
Beberapa hari kemudian, pesta diselenggarakan. Saya berani sumpah bahwa itu adalah sebuah pesta yg sangat tidak membahagiakan bagi siapapun yg hadir. Pak Andre nampak tertekan, stres dan terus menenggak minuman beralkohol sampai mabuk dan sempoyongan. Sementara Bu Rina tampak terus melamun dan sesekali mengusap air mata nelangsa di pipinya. Di sela mabuknya itu tiba-tiba Pak Andre berdiri tegap dan berkata lantang,
"Istriku, saat kamu pergi nanti... ambil saja dan bawalah serta semua barang berharga atau apapun itu yg kamu suka dan kamu sayangi selama ini..!"
Setelah berkata demikian, tak lama kemudian ia semakin mabuk dan akhirnya tak sadarkan diri.
Keesokan harinya, seusai pesta, Pak Andre terbangun dengan kepala yg masih berdenyut-denyut berat. Dia merasa asing dengan keadaan disekelilingnya, tak banyak yg dikenalnya kecuali satu. Rina istrinya, yg masih sangat ia cintai, sosok yg selama bertahun-tahun ini menemani hidupnya. Maka, dia pun lalu bertanya,
"Ada dimakah aku..? Sepertinya ini bukan kamar kita..? Apakah aku masih mabuk dan bermimpi..? Tolong jelaskan..."
Bu Rina pun lalu menatap suaminya penuh cinta, dan dengan mata berkaca dia menjawab,
"Suamiku... ini dirumah peninggalan orang tuaku, dan mereka itu para tetangga. Kemaren kamu bilang di depan semua orang bahwa aku boleh membawa apa saja yg aku mau dan aku sayangi. Dan perlu kamu tahu, di dunia ini tidak ada satu barangpun yg berharga dan aku cintai dengan sepenuh hati kecuali kamu. Karena itulah kamu sekarang kubawa serta kemanapun aku pergi. Ingat, kamu sudah berjanji dalam pesta itu..!"
Dengan perasaan terkejut setelah tertegun sejenak dan sesaat tersadar, Pak Andre pun lalu bangun dan kemudian memeluk istrinya erat dan cukup lama sambil terdiam. Bu Rina pun hanya bisa pasrah tanpa mampu membalas pelukannya. Ia biarkan kedua tangannya tetap lemas, lurus sejajar dengan tubuh kurusnya.
"Maafkan aku istriku, aku sungguh bodoh dan tidak menyadari bahwa ternyata sebegitu dalamnya cintamu buat aku. Sehingga walau aku telah menyakitimu dan berniat menceraikanmu sekalipun, kamu masih tetap mau membawa serta diriku bersamamu dalam keadaan apapun..."
Kedua suami istri itupun akhirnya ikhlas berpelukan dan saling bertangisan melampiaskan penyesalannya masing-masing. Mereka akhirnya mengikat janji (lagi) berdua untuk tetap saling mencintai hingga ajal memisahkannya. Yup... till death do apart..! Subhanallah...#.#.#
Tahukah kalian, apa yg dapat kita pelajari dari kisah di atas? Kalau menurut Kang Sugeng sih begini, tujuan utama dari sebuah pernikahan itu bukan hanya untuk menghasilkan keturunan, meski diakui mendapatkan buah hati itu adalah dambaan setiap pasangan suami istri, tapi sebenarnya masih banyak hal-hal lain yg juga perlu diselami dalam hidup berumah-tangga. Untuk itu rasanya kita perlu menyegarkan kembali tujuan kita dalam menikah yaitu peneguhan janji sepasang suami istri untuk saling mencintai, saling menjaga baik dalam keadaan suka maupun duka. Melalui kesadaran tersebut, apapun kondisi rumah tangga yg kita jalani akan menemukan suatu solusi. Sebab proses menemukan solusi dengan berlandaskan kasih sayang ketika menghadapi sebuah masalah, sebenarnya merupakan salah satu kunci keharmonisan rumah tangga kita.
"Harta dalam rumah tangga itu bukanlah terletak dari banyaknya tumpukan materi yg dimiliki, namun dari rasa kasih sayang dan cinta pasangan suami istri yg terdapat dalam keluarga tersebut. Maka jagalah harta keluarga yg sangat berharga itu..!"
Aku dah bener-bener kehilangan akal lagi buat cari resensi Drh kota blitar di internet. Sebenarnya yang kurang canggih aku atau emang ngak ada resensi sama sekali. Seharusnya aku ngak perlu mikirin Drh di Kota Blitar, kan kucingku ada di jogja, tapi masalahnya aku lagi cari kucing di blitar. Walaupun aku dah pernah punya kucing di Blitar sebelumnya, dan akhirnya kucingku mati. Makanya aku lagi cari resensi Drh yang bagus.
Bukannya kecewa atau apa pas kucing yang pertama mati,malah ngak mau suuzon aku malah ikhlas walaupun cuma 90%. Setelah berkompromi akhirnya diputuskan untuk mencari kucing pengganti. setelah berjuang 1minggu kesana kemari cari kucing, nemu petshop di Nglegok (nama petshop lupa) depan indomaret. walaupun disana kucing yang kita cari ngak ada, tapi aku dapat informasi bahwa,tidak semua dokter itu baik. Setelah Ngrumpi(kita ngomongin kucing jadi ngak dosa.. he) pemilik petshop kaget kalau ternyata kucingku mati mendadak, dia bilang mungkin vaksinnya jebol. Lah aku baru tau kalo vaksin kucing bisa jebol. kayak gawang aja. Dan si ibu bilang bahwa drh A*i sudah sering kliennya seperti saya tanpa sebab mati. OMG kok jadi paranoid.
Dan akhirnya aku jadi bingung buat cari Drh lagi. untuk refrensi aku tulis besok yaa...
Awal perkenalan gw dengannya sangatlah singkat siang ketemu sore langsung jadi, tapi itulah yang membuat lebih terkesan . . hehe :) ya mungkin karena terpaksa di Awalnya. hehe:) sore setelah gw ma dia jadian langsung gw pamerin Barang baru gw ke temen². wah . . . ternyata sore itu ada pernikahan seorang temen, dalam benak terfikir "inilah saatnya aku pamerin", ternyata di pernikahan seorang kawan bernama "CW" gw kayak artis.... hwkakakak semua orang mandang ke Gw dalam pikirannya pasti mikir "DAPET DUKUN DARI MANA ITU SHANDY" hehe :)
kata Lutfi Haris dia mirip cathy sharon. Pak Luti pernah bertanya "shand, bagaimana kamu bisa mendapatkan wanita secantik itu" ya dengan santai aku jawab "Wiwiting Trisno niku jalaran soko kulino ngeterno bendino, amirgi sing wadon kepekso," hehe
Yaps mungkin dia udah gak betah pacaran ma gw selama 1Thn dia ngajak bubar. OKlah gw maklum namanya pcaran jg ada jenuh dan bosan, Tapi waktu itu aku langsung ngomong ma di "inget ya . . . !!! ketika semuanya berakhir semuanya tak akan pernah kembali seperti yang dulu, dan jangan pernah memintaku tuk kembali".
Setelah Satu tahun tak pernah bertemu dan mendengar suaranya dia hub aku lagi.
Hahay . . . siang yang begitu terik ketika perjalanan terhenti di salah satu surau di kota itu. Tiba² celana ini bergetar 7.3 SR, hehe. Ternyata ada telfon dari No belakang 908 (eitszszz . . jgn di kira kode alam ya?? hehe). o00oalah ternyata dari sang "Rekan Terkasih" ya maklum aku sangat jarang nyimpen nomor telfon sang mantan. Sebut saja di "Cathy" (Nama Samaran) hehe . . dan inilah transkripnya (ya karena Hp rada canggih bisa bat ngerekam, hwkakakka)
Chaty : "Siang kak . . . "
Shandy: "siang, siapa ne . . ."
Chaty : "Pasti ingat 'kan. Anda tahu ini hal yang sangat pribadi. Tak ada yang tahu tentang masalah ini, kakak inget kata² ini?"
Shandy : "wah kamu ya non . . . tau dari mana mas nomor baru gw . . . ! ! ! (dengan nada ketus) meskipun aku tahu itu dia tp mencoba konfirmasi kebenaran padahal dari suara serak² menggoda itu aku dah tahu hehe "
Shandy : "ya, allhamdulilah . . . dapat nilai berapa"
Chaty : "45,99 kak . . . kak . . besok lusa aku anterin ke Malang ya . . aku mau cari tepat Kuliah kak"
Shandy : "y, lumayan nilai bagus., aku gak bsa chat . . "
Chaty : "Why ? ? ? "
Shandy : "Aku sekarang jauh non . . ."
Chaty : "Tak jemput ta kak . . ."
Shandy : "aku sibuk non. . . "
Chaty : "Please kak . . . . ayolah kak . . ."
Shandy : "kenapa harus aku non . . ."
Chaty : "kakak ingetkan dulu pernah janji mau anterin ? ?"
Shandy : "ya, tapi itu dulu. . . tapi sekarang aku sibuk non . . "
Chaty : "kak, aku boleh tanya ? ? ?"
Shandy : "apa ? ? "
Chaty : "kakak udah punya pacar ?"
Shandy : "Udah non, kenapa?"
Chaty : "kak aku pengen balik ma kakak . . . PLease kak"
Shandy : "kenapa ? apa alasannya ??"
Chaty : "Ayolah kak"
Shandy : "kenapa apa karena aku yang pertama ? ? ? "
Chaty : "bukan kak"
Shandy : "Terus . . . ?????"
Chaty : "ternyata hanya Hanya kakak yang mencintaiku dengan tulus dan kakak adalah yang pertama"
Shandy : "Ya itu dulu Non . . ."
Chaty : "Plase kak ". . .
Shandy : "inget ya . . . !!! ketika semuanya berakhir semuanya tak akan pernah kembali seperti yang dulu"
Chaty : "hehehe aku inget kak . . . tak bisakah aku di beri kesempatan sekali aja kak . . "
Shandy : "seandanya kamu ngomong gitu setahun yang lalu mugkin aku akan menerima itu . . . tp sekarang maaf ya??? sekali lagi maaf . . . karena aku sekarang mulai belajar setia dan hanya mencintai dirinya meskipun aku tahu di hatinya bukan ada diriku . . tapi akan mencintai dengan ketulusan dan waktu yang menjawab semua, OK non . . "
Chaty : "y y y , aku akan mengerti dan menghargai perubahan kakak . . ."
Shandy : "sep"
Chaty : "ya dah kak . . . aku mau berangkat ke humz temen mau nge-Band"
Shandy : "OK"
Chaty : "Assalamualaikum (dengan nada kecewa)"
Shandy : "Wasallam"
Semoga kamu mengerti kalau aku sekarang sudah sangat berubah . . . dan juga karena aku sudah janji "aku tak akan Pernah kembali dan mengulang masa lalu, dan Ketika semuanya berakhir semuanya tak akan pernah kembali seperti yang dulu . . . OK good Luck . . . :)
Bila kamu Baca note ini mengertilah AKU BUKAN SEPERTI YANG DULU.
Aku sudah mempunyai cinta lain yang tak mungkin aku tinggalkan dan itu adalah Nining Prastiwi
Ari Shandy/27/april/2010. (sumber: http://www.facebook.com/profile.php?id=100000379052579&v=wall&story_fbid=114432671924488#!/note.php?note_id=382013260903&id=1048055727&ref=mf)