Daisypath Anniversary tickers

Daisypath Anniversary tickers
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 April 2012

Musik Untuk Pesta Pernikahan


Musik dapat menghidupkan suasana dan pada umumnya lagu-lagu romantis banyak menghiasi sebuah pesta pernikahan. Bingung memilih lagu-lagu apa saja yang dapat menghiasi pesta Anda, berikut ini beberapa lagu yang mungkin dapat menginspirasi Anda :
Musik-Untuk-Pesta-Pernikahan-Anda

“Say Hey (I Love You)” by Michael Franti and Spearhead
“You & Me” by Dave Matthews Band
“Only You Can Love Me This Way” by Keith Urban
“I Got a Feeling” by Black Eyed Peas
“Never Had Nobody Like You” by M. Ward
“My Life Would Suck Without You” by Kelly Clarkson
“Hey Soul Sister” by Train
“Down” by Jay Sean
“Blame It (on the Alcohol)” by Jaime Foxx and T. Pain
“Everyday” by Vetiver
"I wanna hold your hand" by The Bettles
dari Indonesia
"Aku Sayang padam" by Atiek CB
"jangan Berhenti Mencintaiku" by Titi DJ
"Kaulah Segalanya" by Ruth Sahanaya
"Yang Kumau" by Krisdayanti


Musik-Untuk-Pesta-Pernikahan-Anda
Semoga musik-musik ini dapat menjadikan pesta pernikahan Anda semakin berkesan.

Nasehat Untuk Calon Pengantin


Menyiapkan hari pernikahan sesuai impian dan sempurna itu tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dan tentunya dibutuhkan kesabaran. Oleh karena itu, Belle mencoba memberikan beberapa nasehat bagi para calon pengantin, seperti berikut ini :
Jangan melakukannya sendirian!
Jika Anda berpikir bisa merencanakan hari pernikahan sendirian, maka Anda salah besar! Merencanakan hari pernikahan merupakan proyek yang besar sehingga tidak mungkin mengerjakannya sendiri. Mintalah bantuan saudara atau teman yang berpengalaman atau menyewa wedding organizer/ wedding planner.
calon-pengantin-ikuti-nasehat-ini!
Tidak perlu mengadakan pesta pernikahan besar-besaran!
Pernikahan yang berkesan itu membutuhkan biaya yang besar? Salah besar! Tidak perlu mengadakan pesta pernikahan besar-besaran, karena dengan budget minim dan pesta sederhana, hari pernikahan Anda masih bisa berkesan. Rajinlah mencari ide-ide pernikahan dari majalah atau internet dan menggabungkan ide-ide tersebut untuk hari pernikahan Anda.
Jangan melampiaskan amarah pada pasangan!
Masa persiapan pernikahan dicap sebagai masa penuh cobaan bagi hubungan Anda dan pasangan. Godaan untuk melampiaskan amarah pada pasangan ketika rencana tidak sesuai harapan sangatlah besar. Atasi masalah ini dengan tetap menahan emosi, lebih bersabar dan komunikasi yang baik dengan pasangan.
Berbagi kekhawatiran akan masa depan
Duduk berdua, membicarakan apa yang menjadi kekhawatiran Anda berdua di masa depan. Hal ini berguna untuk menyamakan misi dan mencari solusi jika ada perbedaan keinginan Anda di masa depan.
Lebih terbuka
Anda dan pasangan akan menikah dan menjadi teman hidup seumur hidup. Oleh karena itu belajarlah untuk lebih terbuka agar terjalin komunikasi yang baik. Dan jangan berpikir jika pasangan bisa mengetahui apa yang ada dalam pikiran Anda. Untuk hindari kesalahpahaman, lebih baik mengutarakan apa yang mengganjal dalam hati atau apa keinginan Anda pada pasangan.
calon-pengantin-ikuti-nasehat-ini!
Uang vs hubungan cinta
Jangan jadikan uang sebagai sumber masalah hubungan Anda dan pasangan. Usahakan untuk terbuka dalam masalah keuangan dan saling pengertian.
Pastikan Anda tidak salah pilih!
Pastikan Anda benar-benar menyukai pasangan yang akan dinikahi. Ingatlah orang tersebut akan menjadi teman hidup Anda selamanya.
Semoga nasehat bagi calon pengantin ini menginspirasi Anda.

sumber:

Jumat, 28 Oktober 2011

Bukti Cinta Seorang Istri

Humayun's Tomb di India,




Oleh Olenka Priyadarsani


Kisah cinta di India tidak hanya digambarkan lewat musik dan tarian seperti dalam film-film Bollywood. Ada banyak peninggalan sejarah yang menjadi saksi cinta, yang kini menjadi objek wisata menarik. Salah satu contohnya adalah Humayun’s Tomb (Pusara Humayun).

Bila Taj Mahal dibangun oleh suami untuk sang istri, Humayun's Tomb atau Pusara Humayun dibangun oleh istri untuk suaminya. Terletak di tepi Sungai Yamuna, Humayun's Tomb merupakan sebuah kompleks pekuburan besar dengan bangunan megah yang didominasi batu paras merah.



Kompleks ini dibangun pada 1562, atau sembilan tahun setelah kematian Kaisar Humayun. Sang istri, Hamida Banu Begum, kemudian juga dikuburkan di kompleks itu.

Walau sebuah pemakaman, Humayun’s Tomb (Warisan Dunia versi UNESCO 1993) menarik minat wisatawan. Ini merupakan pemakaman pertama di India yang dikelilingi taman indah.

Pusat dari kompleks ini tentu saja pusara Kaisar Humayun, raja Mughal ke-dua yang memerintah daerah yang kini menjadi Afghanistan, Pakistan, dan India bagian utara. Selain makam Humayun dan istrinya, Hamida, beberapa raja dan tokoh Mughal yang berpengaruh lainnya juga dimakamkan di situ.



Jangan membayangkan makam yang menyeramkan. Makam di sini tidak menakutkan, apalagi semuanya berada dalam bangunan megah yang sangat indah. Arsitektur bangunan-bangunan di Pusara Humayun merupakan kombinasi dari gaya Mughal dan Persia.

Bila sedikit menilik sejarah, Humayun's Tomb pernah dijadikan semacam benteng oleh Bahadur Shah Zafar, kaisar terakhir Mughal ketika India berjuang melawan Inggris pada tahun 1857. Selain itu pada 1947, Humayun's Tomb juga dijadikan tempat mengungsi bagi orang Muslim yang bermigrasi ke negara Pakistan (yang baru berdiri), setelah diputuskan pemisahan antara India dan Pakistan.



Walau mungkin menyimpan banyak duka dan luka di masa lalu, kini bukti cinta itu masih berdiri tegak. Dikelilingi oleh Charbagh atau kebun persegi empat bergaya Persia selebar sekitar 13 hektar, warna merah bangunan sangat kontras dengan hijaunya kebun. Menurut saya, Humayun's Tomb merupakan salah satu situs sejarah yang paling indah di negara tersebut.

Selain makam-makam di bangunan utama, ada beberapa monumen lain di kompleks tersebut. Salah satu yang paling besar adalah makam dan masjid Isa Khan, seorang bangsawan Afgan yang dimakamkan di tempat itu justru 20 tahun lebih awal dari Humayun. Selain itu ada juga makam dan kebun Bu Halima, serta makam dan masjid Afsarwala yang berada di dekat pintu masuk.



Kompleks Humayun's Tomb terletak di Jalan Mathura, Nizamuddin East, tidak terlalu jauh dari pusat kota New Delhi. Untuk pergi ke sana, Anda dapat memilih menaiki metro atau bus, tergantung di mana menginap. Mungkin paling fleksibel, seperti yang saya lakukan, adalah naik bajaj. Ongkos bajaj di India jauh lebih murah daripada di Jakarta, pastikan saja Anda menawar.

Bila berkesempatan mengunjungi Humayun's Tomb, Anda mungkin juga dapat berkunjung ke Purana Qila atau Old Fort yang didirikan oleh Kaisar Humayun pada tahun 1533.

sumber:

Kamis, 27 Oktober 2011

Wedding day


Sedang mengalami keadaan yang serba cepat tepat dan akurat (kayak pernah denger). Panik itu kata lainnya, kali ini yang kualami diluar daya tangkap aku sama sekali. Mengalami pasang surut kehidupan yang benar-benar nyata. THIS IS MY WEDDING. dan aku ngak tau apa yang harus aku lakukan lebih dulu dalam mempersiapkan semuanya. dan ini dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. OMGGGGGG......

Sabtu, 30 April 2011

TOMPI - BUKAN PACARMU

meski bukan pacarmu aku cinta kamu
hatiku hanya untukmu kaulah cintaku
salahkah bila ku cemburu saat kau dengannya
salahkah bila aku mau jadi pacarmu

ingin ku mencumbumu di depan pacarmu
agar dia membencimu putus denganmu
ingin ku memelukmu di depan pacarmu
agar dia membencimu putus denganmu

salahkah bila ku cemburu saat kau dengannya
salahkah bila aku mau jadi pacarmu, jadi pacarmu

ingin ku mencumbumu (mencumbumu)
di depan pacarmu (depan pacarmu)
agar dia membencimu putus denganmu
ingin ku memelukmu di depan pacarmu
agar dia membencimu putus denganmu

ingin ku cumbu kamu, ku peluk kamu, oh kasihku
ingin ku memelukmu di depan pacarmu
agar dia membencimu putus denganmu
ingin ku memelukmu, ku cumbu kamu, ku peluk kamu

LETTO - DALAM DUKA

dalam suka ku percaya
kau kan bisa menemani dengan cinta
dalam duka ku bertanya
bagaimana dalam hatimu bicara

* cerita yang kita punya
takkan ada jika tak percaya

reff:
di saat hampa harimu dan saat hampa hatimu
ku kan ada, ku di sana, menemanimu selalu
di saat hilang jalanmu dan saat hilang nafasmu
ku kan ada, ku di sana, menemanimu selalu

dalam cinta ku bertanya
sampai mana rasa ini kan dicoba

repeat *
repeat reff [3x]

dalam duka

KERISPATIH - TERTATIH

aku berjalan di dalam kesendirian
aku mencoba tak mengingatmu dan mengenangmu
aku tlah hancur lebih dari berkeping-keping
karna cintaku karna rasaku
yang tulus padamu

begitu dalamnya aku terjatuh
dalam kesalahan rasa ini

reff:
jujur aku tak sanggup, aku tak bisa
aku tak mampu dan aku tertatih
semua yang pernah kita lewati
tak mungkin dapat ku dustai
meskipun harus tertatih

begitu dalamnya aku terjatuh
dalam kesalahan rasa ini

repeat reff

aku tak sanggup, aku tak bisa
aku tak mampu dan aku tertatih
semua yang pernah kita lewati
tak mungkin dapat ku dustai
meskipun harus tertatih

Rabu, 09 Februari 2011

Dan HATI ini pun Menangis


Tak terasa sudah hampir 4th kita berjalan bersama. Tak terasa juga begitu banyak memori telah kita lewati, ada suka didalamnya, ada duka terselip diantaranya. Semua melebur menjadi satu dalam kisah kita, kisah yang kita isi bersama. Kisah yang hampir sempurna menurutku, dan tinggal selangkah lagi..

Tapi ternyata apa.. kau hianati aku tanpa ampun.. kau nodai aku dengan racunmu.. aku bodoh, aku tak cantik, dan akupun tak sexy.. kurasa aku seperti hati dipotong dan di cacah dan dibuang..

Tak ku lupa kau menduakan cintaku, aku hanya bisa tersenyum.. sungguh mulianya dirimu yang telah menginjak-injakku..

Kamis, 16 Desember 2010

(KISAH NYATA SANGAT MENYENTUH ), RENUNGAN BAGI CALON PENGANTIN

Sebuah Renungan,buat para calon suami….calon istri jg boleh baca..! Semoga Bermanfaat
terlampir kisah nyata yang bagus sekali untuk contoh kita semua yang saya dapat dari millis sebelah (kisah ini pernah ditayangkan di MetroTV). Semoga kita dapat mengambil pelajaran.

Ini cerita Nyata, beliau adalah Bp. Eko Pratomo Suyatno, Direktur Fortis Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau juga sangat sukses dlm memajukan industri Reksadana di Indonesia.

Apa yg diutarakan beliau adalah Sangat Benar sekali.Silahkan baca dan dihayati.
Sebuah perenungan, Buat para suami baca ya…….. istri & calon istri juga boleh…
Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak.

Disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak keempat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Itu terjadi selama 2 tahun. Menginjak tahun ke tiga, seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi. Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja, dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum.

Untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas waktu maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang, bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.

Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa,tinggal si bungsu yg masih kuliah.
Pada suatu hari…ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah, sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yg cukup hati-hati anak yg sulung berkata,”Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu, tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……. . bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu”. Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2, “sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini kami suda tidak tega melihat bapak. Kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”.

Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2nya.”Anak2ku ………… Jikalau pernikahan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah…… tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup,dia telah melahirkan kalian.. Sejenak kerongkongannya tersekat,… kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat dihargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti ini?? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain? Bagaimana dengan ibumu yg masih sakit..”

Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno. Merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu Suyatno….dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu.. Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno, kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2.. Disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio, kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru.

Disitulah Pak Suyatno bercerita..”Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam pernikahannya, tetapi tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) itu adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata,dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama… dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit,,,”


“Hidup adalah Perjuangan tanpa henti-henti … tidak usah kau tangisi hari kemarin”.

sumber:

Jumat, 26 November 2010

Pernikahan Adat Jawa

Peningset , Peningsetan , Hantaran , Seserahan , Serah-serahan selanjutnya disebut peningsetan, adalah bagian dari prosesi upacara pernikahan secara adat Indonesia ( yang dahulunya ada pengertian bahwa peningsetan hanyalah digunakan oleh suku-suku di Jawa ). Padahal enggak, peningsetan juga digunakan oleh mayoritas suku-suku di Indonesia dalam melaksanakan prosesi upacara adat pernikahan mereka loh ternyata, hanya istilah yang digunakan antar kota - antar propinsi ( bus kaleeee.. ) berlainan antara satu daerah dengan daerah lainnya.


Peningset, Peningsetan , Hantaran , Seserahan , Serah-serahan , Ngebesan ( Jawa Barat, DKI Jaya, Jawa Tengah, DIJ, Jawa Timur ), Ranub Kong Haba ( NAD ), Manjolo Tanda ( Sumatera Utara ), Batimbang Tando ( Sumatera Barat ), Antaran ( Riau ), Tando ( Jambi ), Berasan / Adat Berangkat ( Sumatera Selatan ), Bekado ( Lampung ), Pahar ( Kalimantan Barat ), Memanggul ( Kalimantan Tengah ), Panglarang ( Kalimantan Selatan ), Mepadik ( Bali ), Kalo ( Sulawesi Tenggara ), Mewatarendem ( Sulawesi Utara ), Tape Dula ( Sulawesi Tengah ), Sompa ( Sulawesi Selatan ), Ngale-ngale ( Maluku ), Sito ( Nusa Tenggara Barat ), Belis ( Nusa Tenggara Timur ), dan Kaken ( Papua ) Ooooo, hampir semuanya pake kan? ^^,


Peningsetan yang dahulunya tidak wajib hukumnya, namun kini telah mengakar budaya dan menjadi bagian dari prosesi pernikahan secara umum. Peningsetan merupakan urutan keempat dalam prosesi pra-pernikahan dalam adat Jawa. Untuk sampai kepada langkah peningsetan, kita sebelumnya melewati 3 tahap prosesi adat yang lumayan ribet, tapi kapan lagi ngerasain prosesi istimewa pas mau nikah? Kecuali penggemar klub poligami yang bisa berkali-kali ngerasain peningsetan, hehe.. ^^, Peningsetan tuh juga bisa juga buat warning signal loh, yah istilahnya tu kalo tu cewe’ udah peningsetan brarti tu cewe’ udah masuk level 4, level yang dah lumayan sulit buat diganggu gugat ama cowok bandel yang suka coba-coba gaet cewe’ orang,, hehe,, ;p


Prosesnya begini :

  1. Nontoni
  2. Lamaran / Pinangan
  3. Jawaban
  4. Peningsetan


Nontoni


Di masa lalu, seseorang yang akan menikah belum tentu mengenal atau pernah bertemu ( bAhaSa aLAynYa kOpdAr ^^, ) , bahkan ada juga yang nge-lihat calon pasangannya aja belum pernah ( bonek / pasrah aja karena dijodohin ma orang tua yang masi kolot.. :( ). Karena dijaman babe kita atau embah kita tu masih kental yang namanya perjodohan ( yah sebenernya sih sampe sekarang juga masih ada walaupun udah nggak mayoritas begitu ), maka agar sang calon mendapat gambaran siapa jodohnya, maka pihak laki-laki mengirim agen rahasia ( agen som sumuriping banyu ), untuk mengetahui profil si gadis sasaran.


Lamaran


Apabila hasil penyelidikan dirasa memuaskan atau cocok dengan si calon pengantin pria dan si calon mempelai pria menerima pilihan orang tuanya, maka dibentuk suatu tim delegasi untuk melamarkan kepada orangtua si gadis. Dalam prosesi meminang ini tim utusan membawa bingkisan sebagai hadiah dalam suatu wadah yang dinamakan jodang. Jodang tu isinya makanan yang terbuat dari beras ketan ( keletan ), pisang raja setangkep ( pisang sanggan ), gula teh kopi, dan lauk pauk, dipikul oleh dua orang laki-laki dewasa ( pria ). Pada saat lamaran itu keluarga si gadis tidak memberikan suguhan makanan berat, cuma makanan kecil dan minuman ringan saja. Disini pihak laki-laki belum diberikan jawaban atas permohonan pinangannya loh.


Jawaban Lamaran

Dag.. dig.. dug.. nah iniii saatnya senam jantung.. Pada saat yang telah ditentukan (kesepakatan kedua belah pihak), keluarga si gadis membalas kunjungan kepada keluarga si laki-laki untuk memberikan jawaban atas lamarannya dengan membawa uborampe makanan balasan ( jika pinangan diterima lohhh… ). Kalo enggak diterima yaudah deh pasrah aja ma nasib,, T.T hehe..

Kalo diterima, kedua belah pihak merundingkan hari, tanggal dan waktu dilaksanakannya peningsetan.

Yang dibawa waktu prosesi jawaban lamaran :

  1. Makanan dari beras ketan, diantaranya wajik, jadah, jenang, ma makanan lain-lain yang lengket-lengket ( simbolis, harapannya, biar kedua keluarga jadi “lengket” hubungannya )
  2. Lauk pauk, berupa ayam goreng, sambal goreng juga, krupuk, ma telur.
  3. Gula, teh, kopi


Nah, ni dia ni si Peningsetan..

*Peningset dari kata “singset” yang berarti pengikat*

Jadi, peningset adalah barang-barang yang dibawa oleh pihak calon pengantin pria yang diserahkan kepada pihak calon pengantin wanita sebagai tanda pengikat (Marmien Sardjono, 1996 : 25). Kedua belah pihak orangtua bersepakat untuk menjadi besan ( mertua ) dan kedua calon mempelai bersedia menjadi menantu dan bersedia melangsungkan pernikahan untuk menjadi sepasang suami-istri dalam ikatan resmi sebuah perkawinan.

Peningsetan adalah penyerahan uborampe pengikat dari keluarga perjaka kepada keluarga si gadis . Secara adat ini dilakukan jauh hari sebelum / jauh bulan sebelum hari pernikahannya.


Nih uborampenya yang diisin kedalem jodang ( sekarang jodang pake boks hantaran yang modern dan cantik-cantik getoooohhhh.. ) :

  1. Baki berisi :
  • Pisang Raja dua sisir / setangkep / sanggan yang ulir-ulirnya genap, dihias dengan kertas emas dan dililiti dengan benang kawe, maksunya tuh biar hidup mempelai nantinya kayak raja.
  • Sirih ayu atau kinang sebagai lambang sedyo rahayu yang bermakna sebagai harapan agar sejahtera
  • Bunga telon ( 3 macam bunga, terdiri dari bunga mawar merah, mawar putih, ma bunga kenanga )

Semua itu disebut dengan sanggan dengan maksud simbolis bahwa semua yang terjadi nantinya akan ditanggung bersama ( disonggo bareng ).


  1. Baki yang berisi 2 buah Jeruk Gulung yang dihias, artinya adalah gemoloning karep atau kebulatan dan keseriusan tekad. Majuuuuuuuu!!!!! Hehe..
  2. Baki yang berisi 7 potong Tebu Wulung / Tebu hitam, yang bermakna anteping kalbu atau kemantapan hati.
  3. Baki lagi yang berisi 2 butir Cengkir Kelapa Gading ( klamud ) yang dihias, yang disimbolkan sebagai kencenging pikir, kehendak yang sudah bulat, teguh, dah telah dipikir masak-masak.
  4. Kain batik tradisional yang nama motifnya melambangkan cita-cita yang luhur, contonya tu kayak kain batik motif Sido Mukti, Sido Mulyo, Sido Luhur, dll, yang penting nama motifnya yang bagus-bagus nama dan artinya.
  5. Gemekan ( kain untuk kemben ).
  6. Stagen putih yang terbuat dari benang lawe, yang melambangkan sandang ( kumlawe ) sebagai pengikat suci.
  7. Padi, beras, gula jawa, garam sebagai lambang bahwa sang pria mampu memberi makan sang gadis, ditambah empon-empon ( obat-obatan tradisional ) agar terhindar dari penyakit dan kesulitan gitu.
  8. Baki lagi nih, isinya makanan kecil yang terbuat dari ketan, yaitu a wajik, jadah, rengginan, gandos, jenang, dll yang dari ketan-ketan gitu. Ditambah gula, teh, dan kopi, maksudnya biar kedua besan dan kedua calon mempelai tetep “lengket”.

10. Uang dan perhiasan, uang disini disebut petukon, jumlahnya bebas, disesuaiin aja ma kemampuan sang mempelai pria.

11. Lauk pauk berupa ayam goreng, sambel goreng, krupuk, bakmi, ma telur.

12. Sejanjang kelapa yang dipikul sendiri.

13. Sepasang ayam hidup ( jantan-betina ) dibawa pake kain cinde, nge-lambangin kehidupan dan kesejahteraan serta keturunan.

14. Hasil bumi, ( 3 macam buah ), buah yang tumbuhnya dipermukaan tanah (semangka, labu, salak, nanas, melon), yang terpendam (ubi-ubian, kacang tanah, bengkoang), ma yang nggantung dipohon (jeruk, apel, jambu, pepaya, buah pir, jambu, dll.)

15. Kain pemesing ( jika masih memiliki kakek atau nenek), berupa kain untuk nenek dan sarung untuk kakek. Simbolisnya untuk menghormati kakek dan nenek kita yang merawat kita ketika kecilnya, mengganti kain milik nenek dan sarung milik kakek yang pernah kita “mengompol” disana saat kita dirawat oleh mereka.

16. Pelangkah ( jika memiliki kakak yang belum menikah dan dilompati oleh adiknya ), harus ada yang berbentuk ayam dan perahu.

  • Ayam : sebagai lambang pandai mencari nafkah, kasing sayang, dan tanggung jawab.
  • Kapal / perahu : sebagai gambaran untuk orang yang mengarungi kehidupan yang penuh tantangan.


Pada perkembangannya, peningset ditata, dibentuk, dan dikemas dengan cantik dan spesial karena pesta perkawinan kini merupakan pagelaran yang dirancang secara apik dan merupakan pertunjukan bagi para hadirin undangan, termasuk juga didalamnya peningset yang akan diarak dan ditonton oleh para tamu undangan.




SUMBER :

http://www.savitri-group.com/id/index.php?menu=page&ids=58

Filosofi Sebuah Pernikahan

Cinta dan Perkawinan

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya?"Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta". Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun. Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?" Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)". Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya" Gurunya kemudian menjawab "Jadi ya itulah cinta"Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya,

"Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya? "Gurunya pun menjawab "Ada hutan yang subur didepan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan"

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja. Gurunya bertanya, "Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?" Plato pun menjawab, "sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi di kesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya" Gurunya pun kemudian menjawab, "Dan ya itulah perkawinan"

sumber: