Daisypath Anniversary tickers

Daisypath Anniversary tickers

Sabtu, 21 April 2012

Fenomena Doppelganger, Kembaran yang misterius


Apakah kita memiliki kembaran di dunia ini ? Apakah kita dapat berada di dua tempat pada saat yang sama ? Dalam sejarah, ada banyak catatan mengenai orang-orang yang mengaku berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri. Fenomena ini sering disebut dengan istilah doppelganger.

Doppelganger berasal dari kata Jerman yang berarti "Double Walker". Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada bayangan diri yang dipercaya menyertai setiap manusia di bumi ini.
Fenomena ini berbeda dengan penampakan hantu. Jika penampakan hantu berarti seseorang melihat citra orang yang telah meninggal, maka fenomena doppelganger berarti melihat bayangan seseorang yang masih hidup. Dalam banyak kasus, Doppelganger dipercaya sebagai tanda-tanda kematian. Konon Ratu Elizabeth I berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri sebelum meninggal.
Entah kapan fenomena ini pertama kali muncul. Namun pada tahun 1691, ditemukan catatan mengenai Doppelganger yang ditulis oleh Robert Kirk yang menulis bahwa fenomena ini telah muncul dalam kisah-kisah rakyat Skotlandia dan Irlandia.
Kasus Dr.Wynn Wescott
Pada tanggal 12 April 1888, di British Museum of London, sebuah laporan doppelganger menciptakan kehebohan diantara karyawan museum. Dr. Wynn Wescott dan Pendeta W.T Lemon dijadwalkan untuk bertemu di ruang baca museum. Pendeta Lemon tiba beberapa menit lebih awal dan melihat Dr. Wescott sedang terlibat pembicaraan dengan seorang rekannya yang bernama Mrs. Salmon.
Tak berapa lama kemudian, Mrs Salmon dengan sopan mengucapkan salam kepada Dr.Wescott dan meninggalkan pembicaraan. Ia berjalan melewati pendeta Lemon dan juga memberi salam. Lalu, Mrs Salmon menoleh ke Dr.Wescott untuk memberitahu bahwa Pendeta Lemon telah tiba. Namun ia terkejut karena menyadari bahwa Dr. Wescott yang tadi berdiri telah hilang.
Pendeta Lemon dan Mrs. Salmon lalu bertanya kepada resepsionis dan petugas museum lainnya. Mereka mendapatkan jawaban yang sama. Semua memang melihat Dr. Wescott masuk ke ruangan itu, namun tidak ada yang melihat ia meninggalkan ruang tersebut. Kaget dan kuatir, mereka mengecek ke rumah Dr. Wescott dan tidak disangka mereka menemukan Dr. Wescott sedang terbaring di ranjang, sakit dan tidak meninggalkan tempat tidurnya sejak pagi.
Kasus Abraham Lincoln
Kasus doppelganger lainnya yang juga termahsyur adalah kasus yang dialami oleh Abraham Lincoln. Kisah ini diceritakan oleh Noah Brooks yang mengaku mendengarnya langsung dari Lincoln. Diceritakan bahwa saat Lincoln terpilih menjadi presiden, ia menjumpai "dirinya" dengan dua wajah di ruang tamunya. Satu wajah lebih pucat dibanding yang lainnya. Ketika ia mendekatinya, bayangan itu menghilang.
Lalu ia menghempaskan tubuhnya ke sofa untuk beristirahat dan bayangan itu muncul kembali. Beberapa hari kemudian, bayangan dirinya dengan dua wajah itu kembali muncul. Namun penampakan itu adalah penampakan yang terakhir kalinya. Ketika ia menceritakannya kepada istrinya, istrinya berkata bahwa dua wajah itu berarti Lincoln akan terpilih sebagai presiden untuk dua kali masa jabatan, sedangkan wajah kedua yang lebih pucat menunjukkan kalau ia tidak akan hidup melewati masa jabatan keduanya.
Entah darimana istrinya mengetahui hal itu, namun prediksinya terbukti benar karena pada tahun 1865 Lincoln terbunuh pada saat memegang masa jabatan keduanya.
Kasus Emilie Sagee
Dari antara semua kasus doppelganger yang ternama, mungkin kasus ini adalah kasus yang paling membingungkan. Kisah ini diceritakan oleh Robert Dale Owen yang mendengarnya dari Julie Von Guldenstubbe, anak kedua Baron Von Guldenstubbe.
Pada tahun 1845, ketika Julie berusia 3 tahun, ia menghadiri sekolah von Neuwlcke, sebuah sekolah khusus perempuan di dekat Latvia. Salah satu gurunya adalah seorang perempuan 32 tahun bernama Emilie Sagee. Walaupun Ms.Sagee dikenal sebagai guru yang baik, beredar rumor di sekolah tersebut bahwa "kembaran" Ms.Sagee sering terlihat muncul dan menghilang di hadapan para murid.
Pernah suatu kali diceritakan bahwa sementara Ms.Sagee sedang menulis di papan tulis, kembarannya yang sama persis muncul di sampingnya. Doppelganger itu meniru persis semua gerakan Ms.Sagee, bedanya ia tidak memegang kapur tulis. Peristiwa ini disaksikan oleh 13 murid di kelas tersebut.
Yang lebih luar biasa lagi adalah kejadian yang terjadi pada hari berikutnya. Pada saat itu, 42 murid sedang berkumpul di aula untuk pelajaran menjahit. Ms.Sagee sedang ada di kebun dan jelas terlihat dari jendela oleh para murid. Tiba-tiba, doppelganger Ms.Sagee muncul dan duduk di kursi di depan ruangan. Seorang murid yang pemberani berjalan maju dan berusaha menyentuh makhluk itu, namun ia merasakan ada sebuah hambatan yang tidak terlihat menghalanginya. Lalu doppelganger tersebut menghilang secara perlahan.
Ms.Sagee sendiri mengetahui hal ini, namun ia juga tidak mengerti fenomena apa yang sedang berlangsung. Menurutnya, ketika doppelgangernya muncul, ia bisa merasakan kelelahan yang amat sangat. Bahkan wajahnya berubah menjadi pucat pasi.
Doppelganger dan Budaya
Fenomena doppelganger memiliki banyak penjelasan beragam di berbagai bagian dunia. Di Denmark, ada sebuah kisah yang menyebutkan seekor Troll (makhluk mitos) menculik seorang wanita hamil dan kemudian menggantinya dengan doppelgangernya untuk menutupi kejahatannya.
Di dalam tradisi Yahudi, setiap orang dipercaya memiliki malaikat yang berwajah mirip sepertinya yang kadang-kadang muncul dan menampakkan diri. Di dalam tradisi dan kepercayaan beberapa negara lainnya, doppelganger secara sederhana diartikan sebagai roh jahat yang mengambil rupa seorang manusia.
Teori Dr.Peter Brugger
Dalam konteks sains, Dr.Peter Brugger dari Zurich University Hospital, mengajukan teori adanya Doppelganger Syndrom. Sindrom ini, menurut Dr.Brugger, adalah sebuah perasaan dimana seorang pasien amputasi bisa merasakan kembali adanya anggota badan yang telah hilang. Dalam kasus Doppelganger, bukan hanya sebagian anggota badan yang dirasakan, melainkan seluruh tubuh "tambahan" dirasakan ada di luar tubuh dan berada diluar kendalinya.
Menurut Dr.Brugger, sindrom ini bisa terjadi ketika syaraf kita mengalami goncangan sehingga kita akan membawa representasi internal diri yang kemudian ditransfer ke dunia luar. Ini biasa terjadi ketika kita sedang mengalami stres, kesepian atau ketika otak kita mengalami luka atau tumor.
Bagi Brugger, fenomena syaraf ini dapat menjelaskan adanya "teman imajiner" yang dialami oleh banyak anak kecil.
Eksperimen Shahar Arzy
Selain Dr.Brugger, penjelasan ilmiah lainnya juga muncul pada September 2006 di Majalah Nature. Majalah itu merilis hasil eksperimen yang dilakukan oleh Shahar Arzy dan rekannya di University Hospital, Jenewa, Swiss. Mereka tanpa diduga berhasil menciptakan fenomena Doppelganger dengan menggunakan stimulasi elektromagnetik yang diberikan pada otak pasien.
Sang pasien disuruh berbaring diam di atas tempat tidur, lalu, mereka memberikan stimulasi elektrik pada Temporoparietal Junction (TPJ) di otak kirinya. Ketika stimulasi itu diberikan, dengan segera sang pasien bisa merasakan adanya kehadiran orang lain di tempat itu. Dengan demikian, eksperimen ini membuktikan bahwa fenomena ini mungkin berhubungan dengan terganggunya aktifitas otak. Menurut Arzy, eksperimen ini mungkin dapat menjelaskan mengenai halusinasi yang sering dialami oleh penderita Schizoprenia atau paranoia. Penjelasan Dr.Brugger ataupun Shahar Arzy memang dapat menjelaskan pengalaman Lincoln, namun tidak dapat menjelaskan pengalaman Dr.Wescott dan Ms.Sagee.
Misalnya dalam pengalaman Ms.Sagee, mungkinkah 42 orang murid tersebut mengalami gangguan Temporoparietal otak kiri secara bersamaan ?

MEMBUAT SABUN DETERGEN


Bahannya :
1.      Marlon 125 gram
2.      C.M.C. 25 gram
3.      Soda ash 50 gram
4.      STTP 0 gram
5.      Caustic soda 15 gram
6.      OBA/pemutih 15 gram
7.      Air bersih 2 gelas
8.      Kesumba warna secukupnya
9.      Parfum/bibit minyak 5 cc wangi
1.  Water glass 100 gram
Cara membuatnya :
·         Pada ember A
Marlon dan CMC dicampur diaduk merata atau (bahan no.1 dan 2) diaduk hingga merata betul.
·         Pada ember B
Bahan no. 3 s/d 7 dicampur diaduk merata.
·         Larutan ember B dimasukkan sedikit-sedikit kelarutan ember A sambil diaduk merata. Setelah larutan A dan B tercampur merata. selanjutnya dinginkan 5 menit masukkan bahan no. 8,9,10 sambil diaduk.

Keterangan:
1.      CMC soda ash, STTP kesemuanya merupakan tepung.
2.      Soda api (Caustik Soda) kristal wujudnya putih seperti gula batu, ada pula yang berkeping kecil-kecil dan tipis-tipis. Mudah basah apabila kena udara, serta panas dan terasa gatal kalau sudah dilarutkan dalam air.
3.      Bibit minyak wangi, minyak wangi yang masih asli belum bercampur dengan bahan kimia lain.

BIDAN sebagai ujung tombak


 Posyandu memiliki peran yang strategis dalam upaya pencegahan penyakit dan perbaikan gizi masyarakat. Begitu pula dengan pekerjaan sebagai Bidan dimana Bidan masih dipandang sebelah mata. Dengan tugas yang harus dicapai yaitu menekan angka kematian ibu, maka Bidan sebagai ujung tombak pemberi pelayanan kesehatan harus mampu dan terampil. Masyarakat banyak yang belum mengetahui seberapa besar peranan bidan di puskesmas. Sehingga, banyak pula masyarakat yang memadang rendah keberadaan bidan.
Jika dilihat dari perbandingan provesi dokter dengan bidan keduanya saling melengkapi. Dokter lebih pada teoritis, sedangkan bidan pada praktek. Tidak mengurangi hormat pada dokter tetapi ada beberapa hal yang jarang sekali dilakukan oleh dokter secara benar. Yaitu dengan penjelasan yang sejelas-jelasnya. Dari beberapa masalah yang terjadi seputar bidan ini sebenarnya cukup merusak citra bidan yang lain.
Terlepas dari masalah ini bidan merupakan suatu profesi yang PENTING bukan cukup penting saja di masyarakat. Seorang bidanlah yang langsung berada dipelosok desa. Seharusnya kita masyarakat juga membantu terdorongnya kesadaran masyarakat untuk tidak memandang sebelah mata profesi ini.

Rabu, 18 April 2012

Materialistis


Seorang yang materialis memang sudah biasa ada. Apalagi jika itu seorang wanita. Bukan rahasia umum lain jika seorang wanita dicap “Matre”. Tetapi apa iya jika sifat ini harus diperlihatkan pada khalayak umum. Seperti ucapan seorang Artis "Dia kan harus bisa mencari duit buat membelikan saya berlian,"
Tidak bisa dipungkiri jika seorang wanita membutuhkan biaya yang cukup besar untuk hidupnya, selain itu wanita juga butuh diperhatikan. Jika dengan ucapan seperti ini bagaimana penilaian para lelaki., apalagi penilaian para pengusaha yang pasti memiliki penilaian terbuka dan tersendiri. Hal ini berhubungan dengan etiket seorang wanita. Apakah ini ciri orang Indonesia??

Selasa, 17 April 2012

LAO TZE


PENDAHULUAN
Latar Belakang
Kedudukan filsafat dalam peradaban Cina dapat disamakan dengan kedudukan agama pada peradaban lain. Di Cina, filsafat menjadi perhatian bagi setiap orang yang berpendidikan. Tradisi pemikiran falsafah di Cina bermula sekitar abad ke-6 SM pada masa pemerintahan Dinasti Chou di Utara. Kon Fu Tze, Lao Tze, Meng Tze dan Chuang Tze dianggap sebagai peletak dasar dan pengasas filsafat Cina. Pemikiran mereka sangat berpengaruh dan membentuk ciri-ciri khusus bangsa Cina.
Filsafat Cina lebih banyak memusatkan perhatian pada persoalan politik, kenegaraan dan etika. Filsafat Cina berkecendrungan mengutamakan pemikiran praktis berkenaan masalah dan kehidupan sehari-hari. Dengan perkataan lain filsafat cina cenderung mengarahkan pemikirannya pada persoalan-persoalan dunia bukan pada persoalan-persoalan neraka dan surga, bersangkutan dengan kehidupan manusia masa kini, bukan pada kehidupan manusia dalam dunia yang akan datang.
Sepanjang sejarah filafat cina, muncul enam mazhab penting. Keenamnya sering saling memengaruhi dan menggabungkan diri.
1.      Ju chia atau Konfusianisme atau mazhab cendekiawan
2.      Mo chia atau Mohisme atau mazhab cinta-kasih
3.      Ming chia atau mazhab nama
4.      Yin Yang chia atau mazhab Yin Yang
5.      Fa chia atau mazhab hukum
6.      Tao-te chia atau Taoisme atau mazhab jalan.

Rumusan Masalah
1.                  Bagaimana riwayat hidup dan pemikiran  filsafat Lao Tze?
2.                  Bagaimanakah pemikiran filsafat etika Lao Tze?
3.                  Kekurangan dan kelebihan pemikiran Lao Tze?
4.                  Relefansi pemikiran Lao Tze terhadap kondisi Indonesia saat ini?

                                                           PEMBAHASAN

Riwayat Hidup dan Pemikiran Filsafat Lao Tze.
Lao Tze hidup pada rentang masa 604-531 SM. Lao Tze dilahirkan di negara Ch'u yang terletak di daerah yang sekarang dikenal dengan Provinsi Hunan. Lao Tze bernama asli Li Erh dengan gelar Dewata, Lau C'un, Th'ai Shang Lau C'un, atau Th'ai Shang Hsuan Yuan Huang Ti. Nama keluarganya Li, dan nama panggilannya Erh. Nama Lao Tzu secara hurufiah mengandung pengertian 'empu tua.'.
Menurut sejarawan Tiongkok, Suma Xian (Shu Xian) yang menulis sekitar tahun 100 SM, Lao Tze berasal dari desa Ch'u-jen, Provinsi Hunan, dan hidup sekitar abad ke-6 SM, di Ibukota Loyang negara Ch'u. Lao Tze hidup pada era Ciu dan hampir satu era dengan Confucius dan Buddha Gautama. Pada masa pemerintahan Dinasti Chou (1111-255 SM), Lao Tze sempat diangkat sebagai seorang ahli perpustakaan (Shih). Sebagai seorang ahli perpustakaan, Lao Tze juga dikenal sebagai seorang yang ahli dalam bidang perbintangan dan peramalan, yang juga menguasai berbagai kitab kuno.
Sedikit sekali catatan mengenai kehidupan Lao Tze. Karya besarnya adalah sebuah kitab yang memakai namanya sebagai judul, yakni Lao Tze yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan Tao Te Ching (kitab klasik mengenai jalan dan daya). Kitab Tao Te Ching dipandang sebagai karya kefilsafatan pertama dalam sejarah China. Dalam berbagai perubahan kebudayaan di China, Lao Tze tidak pernah hilang. Bagi para Confucianis, Lao Tze dipandang sebagai seorang filsuf yang agung, dan bagi kebanyakan orang, Lao Tze adalah seorang dewa atau orang suci. Sedangkan bagi para Taois, Lao Tze merupakan pancaran dari Tao dan sesuatu yang merupakan keilahian agung mereka.

Jalan Keutamaan

Lao Tze, memiliki ajaran yang lebih dikenal dengan sebutan Taoisme, yakni suatu paham spiritual yang lahir di Tiongkok dan telah mengalami berbagai perkembangan selama ribuan tahun. Taoisme dikembangkan oleh Lao Tze dengan kitab utamanya yang disebut Tao Te Ching yakni kitab tentang Jalan keutamaan. Lao Tze mempraktekkan prinsip jalan dan keutamaan tersebut. Lao Tze semakin menjalankannya secara radikal yaitu dengan menjauh dari dunia dan hidup di hutan. Lewat usahanya tersebut, Lao Tze dapat hidup panjang dan merupakan buah dari usahanya menjalankan prinsip-prinsip kehidupan yang dibuatnya. Jalan Tao muncul karena suatu protes terhadap manusia yang sangat peduli pada dirinya sendiri, yang menurut Lao Tze merusak dirinya sendiri. Contoh yang paling konkrit pada masa itu adalah perang. Perang sangat dibenci Lao Tze karena perang sangat mementingkan diri penguasa saja. Rakyat dengan perang menjadi semakin tepuruk dan menderita. Tidak ada kebahagiaan dan kedamaian yang didapat dari peperangan.Manusia memang harus menemukan kebahagiaan, bukan kesuksesan. Ini didiapat dengan mengikuti jalan Tao, bersatu dalam gerak Tao. Lao Tze dalam hidup di jalan Tao juga merupakan seorang pribadi yang sangat asketis.

Wu wei
Lao Tze hidup menyendiri terpisah dari dunia yang ramai, dengan menekankan prinsip hidup wu wei, yaitu kesederhanaan, penuh kedamaian, ketenangan batin, dan kemurnian pikiran atau budi. Wuwei mengandung pengertian membiarkan segala hal terjadi sesuai dengan apa adanya, alami, dan bukan dibuat-buat atau direncanakan. Doktrin 'wuwei' merupakan suatu bentuk pengolahan diri untuk mencapai kesunyian diri sejati, dan penyucian pikiran.
Dalam hal tradisi, Lao Tze mengajak untuk menolak berbagai perayaan yang dibuat-buat dan mahal. Lao Tze juga menolak adanya instrumen musik. Dengan wu wei ini, para Taois dapat benar-benar bersatu dengan alam tanpa memperhitungkan baik buruknya karena memang dengan bersatu atau selaras dengan alam adalah perbuatan baik yang akan menghasilkan manusia yang bermutu.
Lao Tzeu memberikan solusi yang digunakan dalam memperbaiki negara yaitu menghindar dari struktur pemerintahan karena oknum-oknum dalam dinastilah sumber utama ketidakberesan. Oknum-oknum dalam dinastilah yang menciptakan adanya peperangan. Menurut Lao Tze jalan hidup sederhana adalah solusi tepat agar dinasti bisa maju dan berkembang dengan saling menghargai dan menghargai martabat manusia. Pada waktu buku Tao Te Ching ini ditulis, Dinasti Chou memang sedang mengalami masa kemunduran. Jika dinasti ingin terus bangkit, dinasti harus mengurangi peranannya dalam masyarakat. Dinasti tidak boleh terlalu ikut campur. Biarkan saja segalanya berjalan seperti adanya.

Etika Lao Tze
Lao Tze mengajarkan orang untuk mengenal hukum-hukum kodrat. Hukum kodrat bersifat tetap. Jika manusia tidak mengenal yang tetap dan bertindak sewenang-wenang tanpa melihat hukum, manusia akan terjerumus dalam bencana. Mengenal dan bertindak sesuai dengan hukum itulah jalan yang harus dilalui manusia untuk memperolah ketentraman dan mencapai tujuan-tujuannya. Penghayatan dan penyelarasan diri dengan Tao akan membawa manusia pada kesempurnaan hidup, karena sesuai dengan hukum kodrat. Kesesuaian dengan hukum kodrat didasarkan pada prinsip Wu wei.         
Di sisi lain, Lao Tze sangat menekankan enam sikap penting yang harus diperjuangkan oleh setiap individu manusia dalam kehidupan. Keenam sikap tersebut ialah: 
1.      Kesederhanaan
Kesederhanaan merupakan pola, hidup yang sesuai dengan Tao. Kesederhanaan merupakan pola hidup yang harus diupayakan, karena dengan hidup sederhana manusia dapat menikmati hidup yang aman dan damai. Kesederhanaan berarti menyatukan diri dengan kodrat alam tanpa tindakan berlebih-lebihan yang justru dapat membuat manusia kehilangan. Ajaran hidup sederhana mengajak manusia untuk kembali pada Tao. manusia yang tidak mampu menghayati hidup sederhana akan menjauhkannya dari Tao.
Dengan demikian, Lao Tze mengajak manusia untuk menghayati hidup sederhana dan menghindarkan sikap hidup berlebih-lebihan, karena bisa memisahkan manusia dari Tao dan pada akhirnya akan mendapat bencana.
2.      Rendah hati.
Lao Tze mengatakan, manusia harus mengupayakan sikap rendah hati, jika tidak, manusia akan terjebak dalam sikap angkuh, dan sombong. Sikap rendah hati diibaratkan dengan ruang kosong. Dalam ruang kosong terdapat kegunaan yang bermanfaat serta mengntungkan. Dengan mengosongkan diri berarti manusia mempercayakan diri pada Tao, karena Tao adalah jalan dan penyelenggara  segala sesuatu. Dengan demikian, kerendahan hati akam membawa manusia kembali kepada Tao.
3.      Ingkar diri
Ingkar diri merupakan sikap mau menyangkal diri dari segala keinginan yang muncul dalam diri setiap individu. Sikap ini selaras dengan Tao karena dengan sikap ini manusia tidak memuliakan dirinya. Dengan demikian, manusia yang memiliki sikap ingkar diri akan mempercayakan dirinya kepada Tao dan akan hidup seturut kodrat alam.
4.      Cinta Sesama
Cinta merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh setiap individu manusia. Cinta merupakan suatu ungkapan dalam penghayatan akan Tao. Sikap cinta ini tidak terbatas pada diri sendiri, melainkan harus dimengerti secara luas. Artinya, cinta harus diwujudnyatakan dalam keluarga, masyarakat dan negara. Maka, sikap yang penting disini ialah kejujuran.
5.      Waspada
Sikap ini merupakan upaya untuk melestarikan kehidupan dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sikap ini selaras dengan Tao karena dengan waspada manusia tidak banyak mengeluarkan energi untuk bertindak. Karena itu, manusia memiliki banyak energi atau tenaga dalam dirinya.
6.      Jujur
Tao dengan ajaran Wu weinya mengajarkan manusia untuk tidak bertindak maupun tidak banyak berbicara. Lao Tze menekankan agar tindakan nyata dan kejujuran dihidapi oleh setiap individu manusia. Kejujuran dan tindakan nyata lebih penting dilaksanakan dari pada banyak berbicara yang justru banyak menghabiskan energi.

Kekurangan dan Kelebihan Lao Tze
Kekurangan
Dari ajaran Lao Tze terdapat kekurangan. Lao Tze tidak mengajak pengikutnya untuk mampu mengintrospeksi diri dan kemudian memperbaiki apa yang telah diperbuatnya. Lao Tze juga tidak mengajak orang untuk berjuang meraih impian di masa depan. Tao dengan ajaran Wu weinya mengajarkan manusia untuk tidak bertindak maupun tidak banyak berbicara.
Sehingga untuk dapat memahami dan mengerti secara mendalam ajaran Lao Tze yang sulit ini diperlukan usaha yang tekun dan perenungan yang mendalam secara intuisi. Kebanyakan orang mengidentikkan Taoisme sebagai sesuatu yang bersifat gaib dan mistik. Hal ini disebabkan pada zaman Hao Han, terdapat seorang pengikut Taoisme bernama Zhang Tao Ling yang bergelar Zhang Thien She menyebarkan ajaran Lao Tzu dengan menambahkan ilmu gaib dan mempraktikkan mistik.

Kelebihan
Solusi yang digunakan Lao Tze dalam memperbaiki negara adalah menghindar dari struktur pemerintahan karena oknum-oknum dalam dinastilah sumber utama ketidakberesan. Merekalah yang menciptakan adanya peperangan. Menurutnya jalan hidup sederhana ini adalah solusi tepat agar dinasti bisa maju dan berkembang dengan saling menghargai dan menghargai martabat manusia.
Lao Tze dalam jalan Tao mengajak pengikutnya untuk tidak bertindak dalam menghadapi segala sesuatu dengan pikirannya sendiri, melainkan menjadikan segala sesuatu tersebut selaras dengan alam.

Relefansi pemikiran Lao Tze terhadap kondisi Indonesia
Kesederhanaan dapat digunakan dalam pemerintahan kita. Dimana pemerintahan saat ini lebih cenderung hidup bermewahan, sedangkan masyarakat masih ada yang tidak dapat hidup layak. Pada bidang ekonomi, masyarakat biasa juga disarankan untuk hidup sederhana, karna perbedaan strata ekonomi yang mencolok dapat menimbulkan iri dengki sehingga dapat menjadikan pertikaian.
Semuanya kembali ke alam. Dalam melakukan pembangunan sebaiknya memperhatikan alam. Misalnya pembangunan jalan harus memperhatikan drainase agar tidak terjadi banjir. Penggunaan lubang Biopori untuk peresapan air, sehingga air tanah dapat tetap ada. Penggunaan AC yang diminimalisir dengan jalan memperbanyak bukakan pada suatu bangunan. Pada bidang makanan yaitu mengurangi makanan FastFood yang dapat menimbulkan berbagaimacam penyakit.

Kesimpulan                                                      
Lao Tze, secara psikologis, mengembangkan jalan Tao ini dikarenakan Lao Tze berkembang dalam dunia yang lemah dan tak berdaya. Konsep pemikiran maupun pandangan-pandangan Lao Tze erat kaitannya tentang dunia dan alam semesta serta hubungannya dengan kehidupan manusia, pemerintahan, dan Yang Mahaesa (Tao). Lingkungan daerah Lao Tze yang miskin dan kecil mendasarkan ajarannya untuk bersikap lembut dan selaras dengan alam. Pemikiran Lao Tze dapat diterapkan diindonesia yang dimana Indonesia mulai kehilangan jatidiri bangsa.
Daftar Pustaka
Diposting oleh: windar_sj. 27 April 2007. http://winsig-cina.blogspot.com/2007/04/lao-tzu-sebagai-pribadi.html. di akses 14 April 2012, pukul 16:14 WIB.
Yu-Lan, Fung. SEJARAH FILSAFAT CINA. 2007. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Minggu, 15 April 2012

Etika Ilmiah dan Pancasila


Ilmu pengetahuan dan teknologi tradisional pada awalnya bersifat evolusioner (lambat dan filetis) sehingga tidak menimbulkan masalah besar bagi manusia. Dalam perkembangannya menjelang akhir abad XX kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi makin pesat, hingga makin terpisah jauh meninggalkan agama, etika, hukum, ilmu pengetahuan sosial dan humaniora, yang berakibat timbulnya berbagai macam problem dalam berbagai bidang.
Ilmu pengetahuan timbul dari usaha manusia memahami alam, yang kemudian pengetahuan diterapkan untuk kepentingan umat manusia. Pertumbuhan dan penyebaran ilmu pengetahuan secara horisontal menyebabkan ilmu pengetahuan dan tekhnologi memasuki berbagai kebudayaan yang menimbulkan reaksi besar.
Perkembangan ilmu pengetahuan saat ini merupaan evolusi kuantum yang berlangsung dengan lonjakan besar,laju yang tinggi dan mengandung harapan baru bagi manusia. Sehingga perlu pendampingan dari sisi agama dan etika agar tidak salah arah.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pada ahirnya akan mempengaruhi kehidupan, sehingga perlu memperhatikan beberapa faktor :
1.                  Birokrasi dan teknokrasi
2.                  Eksploitasi alam memuncak
3.                  Militerisasi kehidupan
4.                  Eksperimentasi
5.                  Emansipasi dari ruang dan waktu
6.                  Komersialisasi

Diperlukan etika ilmiah untuk membatasi pengaruh buruk ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap manusia. Etika ilmiah yang umum meliputi ilmu pengetahuan yang murni maupun yang dipakai serta etika khusus yang merupakan spesialisasi dan profesi. Etika ilmiah merupakan sebagian dari fungsi ilmu pengetahuan, sehingga karena pembagian tugas dan fungsi antara berbagai disiplin dan profesi inilah etika juga terbagi- bagi.
Indonesia dengan Pancasila-nya mempunyai prinsip besarnya yang cukup luas dan mendasar untuk mencakup segala persoalan etika dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, yaitu :
1.                  Monoteisme
2.                  Humanisme
3.                  Nasionalisme
4.                  Demokrasi
5.                  Keadilan sosial

Sila-sila tersebut kait-mengait dan berinteraksi sehingga menghasilkan pengertian-pengertian yang lebih luas. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengkomplentasi ilmu pengetahuan menciptakan perimbangan antara yang irasional dan rasional, antara rasa dan akal. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dikembalikan kepada fungsi semula., yaitu untuk kemanusiaan. Sila Persatuan Indonesia, mengkomplementasi universalisme dan internasionalisme sehingga sistem tidak mengabaikan sistem dan subsistem. Yang universal dan yang lokal harus dapat hidup secara harmonis. Sila Kerakyatan mengimbangi autodinamika ilmu pengetahuan dan tekhnologi, serta mencegah tekhnologi berevolusi sendiri dengan leluasa. Sila Keadilan Sosial menekankan keadilan Aristoteles dalam pengembangan, pengajaran, penerapan ilmu pengetahuan dan tekhnologi.
Pancasila berdiri teguh diatas Bhinneka Tunggal Ika. Dalam penerapan ilmu pengetahuan dan tekhnologi harus disadari bahwa manusia berbeda-beda, sekaligus tunggal dalam hal-hal yang asasi. Manusia berhak untuk berbeda dan berkewajiban untuk bersatu.

Rabu, 28 Desember 2011

CATERING KOTA BLITAR

Mendekati hari H yang kurang 1bulan malah timbul berbagaimacam masalah. Salah satu masalah yang ada yaitu soal tukang masak yang diserahin tugas ternyata sakit sehingga ngak bisa lanjut. OMG! akhirnya pilihan jatuh ke catering yang ada. Muter-muter nemu beberapa catering (padahal cm nemu 3) antara lain:
  1. "Cita Rasa" catering lebih dikenal dgn nama Bu. Dukut. alamatnya di BTN Wisma Indah (banyak yang merekomendasikan ke sini, tapi masalahnya ngak sesuai dengan keinginanku. ni catering dah top di kota blitar)
  2. (yang ke 2 lupa namanya) ni alamatnya di depan pengadilan lama. selatan warung sate. ini lumayan.. orangnya ramah.
  3. "Warno catering" alamatnya jl. Cemara. ini kemarin dapat kiriman sample sate ayam. padahal belum jadi fix.
Nah tinggal pilih2 deh..
next menu2 saya upload.