Daisypath Anniversary tickers

Daisypath Anniversary tickers

Minggu, 12 Desember 2010

Lawang Sewu



Lawang Sewu merupakan sebuah gedung tua yang terletak di Kota Semarang, Jawa Tengah yang merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelmina Plein.
Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu (Seribu Pintu). Ini dikarenakan bangunan tersebut memiliki pintu yang banyak sekali (dalam kenyataannya pintu yang ada tidak sampai seribu mungkin juga karena jendela bangunan ini tinggi dan lebar, masyarakat juga menganggapnya sebagai pintu).
Saat ini bangunan yang berusia 181 tahun tersebut kosong dan mendapat julukan gedung seribu hantu. Bagaimana tidak seram, pada masa pemerintahan Jepang, gedung ini dialih fungsikan sebagai pusat komando militer dan terdapat penjara bawah tanah dengan segudang cerita memilukan. Suasana memilukan lebih terasa di ruang bawah tanah, yakni saat kita mulai memasuki ruang pertama dan pernah menjadi lokasi uji nyali acara Dunia Lain, sebagai info saja kalau di lokasi itu terjadi penampakan noni Belanda secara fisik, bukan bayangan ataupun hanya sekelebat metafisik saja. Dan lebih jauh lagi kita bisa menemukan lokasi penjara berdiri dan penjara jongkok.
Sungguh sangat memilukan karena penjara tersebut sama saja membunnuh tawanan secara perlahan. Kita juga bisa melihat secara langsung tempat pemenggalan kepala, kono kalau kita memiliki mata batin yang sensitive, kita masih bisa mencium bau amis darah di ruangan itu. Lanjut lagi kita bisa masuk ke penjara jongkok, tapi hal ini tidak dianjurkan bagi penderita phobia tempat gelap dan sempit, tidak menutup kemungkinan orang itu bisa pingsan atau mungkin bisa menjadi lebih buruk dari itu.
Untuk bagian gedungnya, kita bisa melihat ruang komandan yang masih terasa aura kekejamannya, kemudian setelah itu juga nampak kegelapan di koridor ruang kerja para karyawan. Memang benar, untuk lokasi foto balkon dengan jejeran pintu itu terlihat etnik sekali, tapi be careful, karena lokasi yang menawan itu juga menyimpan sejuta aroma misteri.
Lebih lagi jika kita mulai menuruni anak tangga yang kita dilarang untuk memandang ke suatu sisi yang diperintahkan guidenya. Dan sebagai informasi, jika kita mengunjungi Lawang sewu pada malam hari, kita diwajibkan ditemani seorang guide.
Dan criteria seorang guide diharuskan memiliki ilmu supranatural, karena menurut info, banyak pengunjung yang kesurupan jika berani masuk ke Lawang Sewu denga pikiran kosong.
Ada beberapa lokasi yang jarang ditunjukkan pada pengunjung dan ada satu lokasi yang tidak boleh dibuka, yakni sumur tua yang terletak di dekat gerbang masuk. Tempat ini ditutup karena bentuk sumur yang tidak memiliki pengaman yang cukup kuat, sehingga membahayakan pengunjung.yang ingin menengoknya. Jika kita berfoto di lawang sewu, dan pada malam hari, jangan heran jika terlihat lingkaran-lingkaran putih di sekeliling kita. Ya, itu adalah makhluk metafisika yang jika bersatu bisa menjadi sebuah sosok atau bayangan. dan tambahan info, jika kita berjalan di koridor tertentu, biasanya si guide melarang kita memasukinya, hal ini karena sang guide mengetahui apa yang ada di dalamnya, seperti jika kita berjalan di koridor pemantauan pekerja yang menjadi jalan pengontrolan pekerja oleh sang komandan, biasanya sosok wanita yang mengamati kita.
Sebagai tambahan info lagi, kita jangan banyak bicara dan memotong penjelasan sang guide, karena hal itu tidak sopan dan membuat guide merasa be-te dan memperpendek tour kita. Jika berminat, silakan berkunjung. Hari Jumat sampai Minggu saja yang buka hingga pukul setengah 12 malam. Dan ingat, jangan mengosongkan pikiran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar